PEKANBARU — Pesta narkoba yang menyeret anak seorang bupati di Riau dan selebgram Pekanbaru menjadi perhatian publik setelah keduanya dinyatakan positif narkotika dalam razia aparat gabungan di sebuah tempat hiburan malam.
Razia dilakukan aparat kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru di sejumlah lokasi hiburan malam pada Minggu dini hari. Dari operasi tersebut, petugas mengamankan 13 orang dari salah satu room karaoke yang diduga menjadi lokasi pesta narkoba.
Hasil pemeriksaan urine menunjukkan anak bupati berinisial AF positif ganja dan etomidate. Sementara selebgram berinisial SA alias CS juga dinyatakan positif etomidate.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Artha mengatakan, pengungkapan bermula saat petugas menemukan aktivitas mencurigakan di salah satu ruangan karaoke sekitar pukul 02.00 WIB. Seluruh pengunjung kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
BNN Kota Pekanbaru menyebut AF diduga tidak mengonsumsi ganja secara langsung, melainkan terpapar asap ganja di dalam toilet tempat beberapa orang lain menggunakan narkotika tersebut.
Sementara itu, SA diketahui memiliki riwayat mengonsumsi minuman keras selama beberapa tahun terakhir. Sebelum memasuki lokasi hiburan malam, selebgram tersebut disebut sempat membeli dan mengonsumsi miras bersama rekannya.
Dari hasil pendalaman, sebagian besar yang diamankan dikategorikan sebagai pengguna ringan dan direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat jalan. Namun satu orang lainnya tetap diproses hukum karena kepemilikan barang bukti ganja melebihi batas ketentuan rehabilitasi.
Dalam operasi tersebut, aparat turut mengamankan barang bukti berupa ganja kering dan cairan etomidate. Polisi juga mendalami dugaan adanya pemasok zat etomidate dalam pesta tersebut.















