38 Menteri Kabinet Jilid II Indonesia Maju 2019-2024

poto: Susunan Menteri  Kabinet 2019-2024 Jakarta (SOROT POST)-Berikut nama menteri kabinet 2019-2024 dan kementerian atau lembaga yang ...

Rabu, 23 Oktober 2019

Sorot Post

38 Menteri Kabinet Jilid II Indonesia Maju 2019-2024

poto: Susunan Menteri  Kabinet 2019-2024

Jakarta (SOROT POST)-Berikut nama menteri kabinet 2019-2024 dan kementerian atau lembaga yang dipimpinnya, disusun berdasarkan daftar yang dibacakan Joko Widodo.

1. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan: Mohammad Mahfud
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhajir Effendy
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut Binsar Panjaitan

5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
8. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Marsudi
9. Menteri Agama: Fachrul Razi
10. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna Laoly

11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim
13. Menteri Kesehatan: dokter Terawan
14. Menteri Sosial: Juliari Batubara
15. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziah
16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto
18. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrif
19. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
20. Menteri Perhubungan: Budi Karya

21. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G. Plate
22. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
25. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Abdul Halim
26. Menteri Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan: Sofjan Jalil
27. Menteri PPN dan Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
28. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo
29. Menteri BUMN: Erick Thohir
30. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki

31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali

35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
37. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin. (Biro: Istana Presiden)

Selasa, 22 Oktober 2019

Sorot Post

Penderita Penyakit Katarak Ucapkan Terima Kasih Kepada Karolin

*Pasien Operasi Katarak Ucapakan Terimakasih Kepada Bupati Landak*
poto: Pasien mengenakan kaca mata saat operasi Katarak

Landak (SOROT POST)- Setelah selesai melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak Secara gratis Pemerintah Kabupaten Landak melalui RSUD Landak dan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak mengadakan pertemuan langsung dengan pasien, di aula RSUD Landak, pada hari Selasa (22/10/2019)

Kegiatan ini menghadirkan Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang di wakili oleh Asisten 2 Setda Landak Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Alexsius, MSI, turut hadir dalam kegiatan ini Direktur RSUD Landak, dokter spesialis mata RSUD Landak, Kepala Dinkes Landak dan Seluruh Pasien yang Operasi Katarak.

Dalam Sambutanya Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada yang turut hadir serta berpartisipasi pada kegiatan sosial ini.

"Saya berharap melalui kegiatan ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat di daerah ini, sebagai implementasi dari upaya kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Landak," Tukas Karolin dalam sambutan yang dibacakan Asisten 2 Setda Landak Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Bupati landak juga menyampaikan bahwa kesehatan adalah hak asasi bagi setiap warga negara, karenanya pemerintah berkewajiban menyelenggarakan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau, sebagai pertanggung jawaban dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan peran aktif dari masyarakat.

"Saya mengajak kepada kita semua, mari kita tunjukan kepedulian kita melalui melalui kegiatan Bakti Sosial yang salah satunya dengan operasi katarak gratis ini," Terang Karolin dalam sambutan yang dibacakan Asisten 2 Setda Landak Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Sebagaimana diketahui, penyakit katarak sambung Karolin merupakan penyakit yang berbahaya dan perlu penanganan serius dan cepat.

"Karena penyakit katarak ini dapat mengakibatkan seseorang bisa mengalami kebutaan, oleh karenanya bagi masyarakat yang menderita penyakit katarak ini, harus segera mendapatkan pengobatan", Jelas Karolin dalam sambutan yang dibacakan Asisten 2 Setda Landak Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Sementara itu, salah satu pasien operasi katarak Jhon Kenedi asal senakin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya  kepada Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, Pihak RSUD Landak dan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak. Dengan adanya kegiatan baksos operasi katarak ini mereka merasa terbantu , terutama bagi masyarakat yang tidak mempunyai kartu BPJS, semoga kedepannya dapat diadakan baksos-baksos yang lain.

"Untuk dokter mata dr. Habibie dan dr. Maria Ade dan para medis terimakasih banyak, akhirnya kami bisa melihat kembali, dan yang terpenting saya ucapkan terimakasih kepada Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakatnya," Ucap Jhon.(nes)

Senin, 21 Oktober 2019

Sorot Post

Pemerintah Landak Peduli Baksos Operasi Katarak Gratis


poto: Karorin Bupati Landak Baksos Peduli Operasi Katarak

Landak (SOROT POST)- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 pemerintah kabupaten Landak tahun 2019, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak bersama dengan Dinas Kesehatan menggelar bakti sosial operasi katarak gratis yang dilaksanakan, Senin (21/10/2019).

Kegiatan bakti sosial operasi katarak ini merupakan bentuk kepedulian Bupati Landak terhadap cukup banyaknya pasien penderita katarak di kabupaten landak yang selama ini kesulitan untuk pendapatkan penanganan yang optimal berupa operasi katarak.

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa dilaksanakannya operasi katarak gratis ini selain untuk memeriahkan HUT ke-20 pemerintah kabupaten Landak juga ingin memberi pelayanan kepada masyarakat dibidang kesehatan agar memberikan manfaat secara langsung.

“Pada hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Landak melaksanakan salah satu kegiatan dalam rangka hari ulang tahun pemerintah kabupaten Landak yaitu operasi katarak gratis, melalui kegiatan ini kita ingin membantu masyarakat yang selama ini membutuhkan penanganan penyakit katarak,” ujar Karolin.

Bupati Landak juga mengungkapkan bahwa saat ini RSUD Landak telah memiliki dokter spesialis mata, Ia berharap ketersediaan sumber daya yang dimiliki dapat memberikan hasil yang terbaik untuk pasien.

“Kami dapat melayani operasi katarak di RSUD Landak karena kita baru memiliki dokter spesialis mata, dan operasi ini menggunakan teknik terbaru mudah-mudahan hasilnya juga baik untuk pasien,” terang Karolin.

Direktur RSUD Landak dr.Wahyu mengungkapkan kegiatan operasi katarak ini diikuti sebanyak 30 pasien yang berasal dari seluruh kecamatan di kabupaten Landak. Ia juga mengatakan operasi katarak ini telah menggunakan teknik canggih yang dikenal dengan fakoelmusi.

“Pasien yang dioperasi sebanyak 30 orang, berasal dari seluruh kecamatan di kabupaten landak. Teknik operasi yang digunakan pun menggunakan teknik operasi yang cukup canggih yaitu fakoemulsi,” jelas Wahyu.

Wahyu berharap melaui bakti sosial operasi katarak gratis ini dapat menjadi momentum titik tolak usaha penanganan penyakit mata di Kabupaten Landak.

“Kami berharap dengan diadakannya baksos ini, selain menjadi kado untuk masyarakat kabupaten landak pada hari ulang tahun pemda landak yg ke 20 ini, juga dapat menjadi titik tolak usaha penanganan penyakit mata, khususnya katarak di kabupaten landak,” ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan setelah kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis ini penanganan pasien penyakit mata di kabupaten Landak akan dilaksanakan berkelanjutan

“Karena setelah baksos inipun apabila ada pasien katarak dan pasien penyakit mata lainnya tetap dapat dilayani di RSUD Landak,” kata Wahyu. (MC-004/nes)
Sorot Post

Camat Sekabupaten Landak Rapat Koordinasi Dengan Bupati Jelang Pilkades

*Jelang Pilkades Serentak Pemkab Landak Adakan Rapat Koordinasi*
poto: Rapat Koordinasi Jelas Pilkades

Landak (SOROT POST)- Jelang Pilkades Serentak di Kabupaten Landak Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa Pimpin Rapat Koordinasi dengan Camat Se-Kabupaten Landak, rapat ini di laksanakan di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Senin (21/10/2019).

Hadir dalam Rapat Koordinasi ini Sekda Landak, Ketua Bawaslu Landak, Para Staf ahli Bupati Landak, Para Kepala OPD Landak dan seluruh Camat yang ada di Kabupaten Landak.

Ada 50 desa dari 8 Kecamatan yang di Kabupaten Landak Mengikuti Pilkades Serentak Tahun 2019 ini.

Dalam arahanya Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa Berkaitan dengan pilkades ini, ada landasan undang-undang pilkades yang tidak lengkap dan pengaturanya terlalu umum dibandingkan dengan Undang-undang Pemilu.

"Kalau undang-undang pemilu diatur sangat jelas dan undang-undang pemilu ini harus ada turunanya yaitu peraturan KPU dan peraturan Bawaslu, Sehingga dalam pelaksanaanya tidak rancu, dan itu pun masih terjadi berbagai perbedaan pendapat, sehingga masih ada perselisihan, Dalam undang-undang pilkades, aturan dan regulasinya sangat sederhana dan sangat umum," Tukas Karolin.

Sementara itu plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak Mardimo menyampaikan Berkaitan dengan pilkades serentak, pada saat ini persiapan sudah tahap pencalonan.

 "Pada hari ini dari pihak kecamatan sudah menyampaikan daftar calon kades kepada kami untuk memudahkan peripikasi. dari peripikasi ini kita dapat melihat dari desa mana yang calon kadesnya lebih dari 5 orang dan sudah beberapa yang sudah kita identifikasi untuk kita lakukan tes tertulis. Tes tertulis ini sudah kita agendakan pada tanggal 28 oktober tahun 2019 ini," Ujar Mardimo.

Ketua Bawaslu Landak Petrus Kanisius menyatakan bahwa suatu kehormatan pada hari ini bisa berkumpul untuk koordinasi tentang pilkades serentak di kabupaten landak.

"Dalam kaitanya dengan kami bawaslu yang belum lama di permanenkan yang dulunya panitia pengawas (panwas), tetapi dengan undang-undang Nomor 7 Tahun 2019 bawaslu di permanenkan, diseluruh indoneaia," Ujar Petrus.

Ketua Bawaslu Juga menyampaikan bahwa Banwaslu bersama KPU penyelengara sebagai rekan untuk melakukan pengawasan, kalau KPU sebagai teknis penyelengara dan  Bawaslu ini sebagai teknis pengawasanya terhadap kegiatan dan tahapan-tahapan persiapan sampai nanti rekapitulasi suara.

"Bahkan hasil dari kegiatan itu pun juga kami melakukan pengawasan dan kami siap melaksanakan koordinasi-koordinasi dengan berbagai stakeholder yang ada, baik dari tingkat desa bahkan sampaik ke dusun-dusun," Tutup Petrus.(Nes)
Sorot Post

Turnamen Sepak Bola Ngabang Cup Resmi Ditutup Bupati Landak

*Bupati Landak tutup Turnamen Sepak Bola Ngabang CUP*
poto:Bupati Landak Karolin resmi Menutup Turnamen

Landak (SOROT POST) - Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Ngabang CUP di lapangan sepak bola ngabang Bardan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Minggu (20/10/2019) Sore.

Hadir dalam penutupan Turnamen Ngabang cup, Danyon Armed 16/Komposit, Sekda Landak, Pimpinan Bank Kalbar, Camat Ngabang, Kadis Porapar kabupaten Landak.

Turnamen ini di adakan untuk menyemarakan  perayaan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Landak yang Ke-20 Tahun dan tim Kesebelasan yang bertanding masing-masing perwakilan Desa yang ada di Kecamatan Ngabang.

Dalam Pertandingan final Ngabang Cup ini mempertemukan Tim Kesebelasan Dari Desa Tebedak dan Tim Kesebelasan Desa Hilir Kantor, Pertandingan final yang berlangsung sangat sengit dilapangan Sepak Bola Bardan Ngabang, dan yang keluar sebagai juara pada penyelengaraan turnamen Kecamatan Ngabang CupTahun 2019 ini adalah Desa Tebedak dengan skor 2-1.

Dalam sambutanya Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa Menyampaikan kegiatan turnamen sepak bola Ngabang Cup ini berjalan dengan lancar, aman dan yang paling penting itu meriah serta memberikan hiburan bagi masyarakat.

"Saya mengucapakan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi, Ini merupakan inisiatif dari pihak kecamatan ngabang, hal ini sangat kami apresiasi dan kami berikan dukungan semampu kami dan ini dapat memberikan hiburan bagi masyarakat di kota Ngabang," Tukas Karolin.

Bupati Landak juga mengucapkan syukur bahwa turnamen yang sekelas kecamatan ngabang ini cukup meriah dan luar biasa, berkat kerjasama seluruh panitia sehingga acara ini dapat meningkatkan kekompakan, silahturahmi di antara masyarakat di kecamatan Ngabang, sehingga dapat meningkatkan gotong royong demi membangun kabupaten Landak.

"saya ucapkan selamat kepada yang jadi juara dan yang belum menjadi juara mohon bersabar dan terus meningkatkan kemampuan agar dilain waktu bisa menjadi pemenang, Tapi terlepas dari semua itu, siapa pun pemenangnya, ya pemenangnya tetap dari masyarakat Kecamatan Ngabang, dan yang terpenting ini dapat meningkatkan kekompakan kita sebagai masyarakat Kabupaten Landak," Ucap Karolin.

Sementara itu Camat Ngabang Nomensen mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang maha esa karena atas rahmat dan berkatnya dapat menyelengarakan rangkaian kegiatan Turnamen Ngabang cup dalam rangka memperingati hari ulang tahuh pemerintah Kabupaten Landak yang Ke-20.

"Kami dan seluruh masyarakat kecamatan ngabang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten landak khususnya Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang telah memberi dukungan materil maupun moril sehingga pelaksanaan kegiatan ini berjalan baik dan lancar," Ujar Nomensen.

Camat Ngabang juga berharap kegiatan ini dapat terlaksana di tahun-tahun yang akan datang, hal ini juga sesuai dengan tujuan Bupati Landak atau pemerintah kabupaten Landak dan sesuai dengan program dari kementrian desa untuk memasyarakatkan olahraga atau mengolahragakan masyarakat, Melalui pengembangan olahraga kita dapat mewujudkan kabupaten landak yang mandiri maju dan sejahtera.

"Terima kasih kepada seluruh tim perwakilan dari desa yang di kecamatan ngabang yang telah menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas sesuai kesepakatan kita bersama, sehingga berjalan dengan baik dan lancar sampai pada hari ini," Tutur Nomensen.(Nes)

Jumat, 18 Oktober 2019

Sorot Post

Halaman Mess Dinas Pemda Landak Pal 2 Tidak Bersih

poto: Bamgunan Mess Pemda Ini Halamannya tumbuh Semak-semak dan Rumput Lalang

Landak  (SOROT POST)- Halaman Bangunan Mess milik Pemda Kabupaten Landak yang terletak di pal dua samping hotel Hanura dan Penginapan NIO dusun Ria Sinir Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak saat ini terlihat banyak semak belukar dan rumput lalang.
Bangunan mess dinas Pemerintah Kabupaten Landak yang saat ini difungsikan sebagai mess, dinilai oleh masyarakat tidak mencerminkan contoh  kebersihan dimasyarakat.
Menurut Badinarta warga masyarakat Desa Hilir kantor saat diwawancarai oleh awak media (18/10/19) pagi, Badinarta meminta kepada pihak terkait agar untuk membersihkan lingkungan sekitar mess yang saat ini seolah-olah tidak ada penghuninya.
" seharusnya mess milik Pemerintah ini bisa memberikan contoh dimata masyarakat sekitar, sebab mess bekas kantor Pemerintah kabupaten Landak ini yang terletak di daerah perkotaan seharusnya bisa memberi dampak yang indah, bersih dan tertata, karna yang melintasi daerah ini banyak orang baik dari dalam dan luar daerah,"tutup Badinarta ( Nes)

Sorot Post

Seribu Masyarakat Desa Banying Dapat BPJS Ketenagakerjaan

*Masyarakat Desa Banying Mendapatkan Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan*
poto: sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan Wilayah Landak

Landak (SOROT POST) - Seribu masyarakat Desa Banying Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak mendapatkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat desa Banying di laksanakan di aula kantor desa banying, pada hari Kamis (17/10/2019) Siang.

Dalam kesempatan ini Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang diwakili oleh staf ahli  Bupati Landak Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ocin, S.Pd untuk membuka acara ini dan dihadiri oleh Kepala kantor BPJS ketenagakerjaan Cabang Pontianak, plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Landak, Kepala Desa Banying, Seluruh Perangkat Desa Banying dan penerima kartu BPJS ketenagakerjaan.

Dalam Sambutannya Bupati Landak dr.Karolin Margret Natasa menyampaikan tujuan akhir dari pembangunan masyarakat adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

"Untuk mewujudkan tujuan tersebut tentunya memerlukan kerjasama dari semua pihak dengan saling bersinergi, menjalankan perannya masing-masing secara optimal, dengan demikian upaya yang dilakukan akan dapat berjalan dengan baik dan Tujuanya akan dapat tercapai," Tukas Karolin dalam sambutan yang dibacakan Staf ahli Bupati Landak.

Bupati Landak juga menjelaskan setiap aktivitas manusia tidak akan terlepas dari risiko, dan Resiko ini merupakan peristiwa yang terjadi diluar dugaan, diluar kehendak dan kemampuan manusia yang berpotensi menimbulkan kerugian.

"Sebagai salah satu upaya untuk menjamin ketenagaan dalam bekerja, maka pemerintah melalui BPJS ketenagakerjaan mengucurkan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang merupakan kewajiban pemberi kerja dan hak para pekerja," ungkap Karolin dalam sambutan yang dibacakan Staf ahli Bupati Landak.

Lebih lanjut Karolin memaparkan BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan hukum publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi resiko sosial ekonomi tertentu.

"Berkaitan dengan penyelenggaraan jaminan sosial bagi masyarakat, salah satu peran pemerintah adalah menyiapkan patung hukum atau aturan, diantaranya undang-undang No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional," Terang Karolin dalam sambutan yang dibacakan Staf ahli Bupati Landak.

Untuk diketahui bahwa dikalimantan Barat, telah diterbitkan peraturan gubernur Kalimantan Barat Nomor 48 Tahun 2017 tentang pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan dikalimantan Barat dan dikabupaten landak sendiri telah diterbitkan peraturan Bupati Landak Nomor 48 Tahun 2018 Tentang Kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Landak.

Sementara itu, Kepala bidang kepesertaan khusus Provinsi Kalimantan barat Deni Syamsu Rakhmanto mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah kabupaten Landak yang selama ini mendukung program BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih Kepada Pemerintah Kabupaten Landak terkhusus Kepada Ibu Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang selalu mendukung program-program yang ada dari BPJS khususnya program BPJS ketenagakerjaan dan Program ini banyak manfaatnya bagi masyarakat," Ujar Deni. (Nes)
Sorot Post

Sepakat Bangun Landak, Bupati Dan Kepala BATAN Lakukan MoU

poto:Bupati Landak bersama Rombongan Bekerja Sama MoU Kepala BATAN 


Jakarta (SOROT POST) - Pemerintah Kabupaten Landak dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melakukan kerjasama untuk memperbaiki Varietas Padi Lokal Palawakng khas Kabupaten Landak.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan Kepala BATAN Anhar Riza Antariksawan tentang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan iptek nuklir dalam menunjang program peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Landak.

Penandatanganan nota kesepakatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi BATAN, Totti Tjiptosumirat dan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak Alpius, tentang penelitian dan perbaikan varietas padi lokal Palawakng di Kabupaten Landak.

Penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama dilakukan di Kantor Pusat Badan Tenaga Nuklir (BATAN) di Jakarta, Kamis, (17/10/2019).

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyampikan bahwa Kabupaten Landak merupakan salah satu kabupaten yang ada di provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang memiliki potensi pertanian luar biasa, hanya saja masih berupa pertanian tradisional.

"Saya berharap BATAN dapat membantu perbaikan tiga jenis padi lokal Palawakng yang telah didaftarkan ke Kementerian Pertanian pada 2017 lalu dan Kami sudah mendaftarkan ke Kementerian Pertanian, 3 jenis varietas padi lokal palawakng yaitu Palawakng Salon, Palawakng Gaeng dan Palawakng Balacant. Setelah didaftarkan, kemudian kita menindaklanjutinya dengan kerja sama dengan BATAN,” Tukas Karolin.

Terkait dengan keseriusan pemerintah daerah Kalbar yang ingin daerahnya dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), Bupati Landak menyatakan dukungannya jika PLTN dapat terealisasi untuk menopang kebutuhan energi di Kalimantan, khususnya Kalbar.

“Terkait PLTN, kalau saya oke-oke saja, kenapa tidak? Apapun yang kita bangun, semua kembali kepada kebutuhan energi dan Kami juga berkeinginan untuk meningkatkan fasilitas puskesmas atau rumah sakit, tentu saja harus didukung daya listrik yang cukup, sehingga jika listrik tidak terpenuhi bisa menghambat investasi dan pembangunan,” Ucap Karolin yang berlatar belakang pendidikan kedokteran ini.

Sementara itu, Kepala Badan Tenaga Nuklir (BATAN) Anhar Riza Antariksawan menyambut baik keinginan Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa untuk memperbaiki varietas padi lokal Palawakng.

“Saya sangat menyambut baik keinginan Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, untuk memperbaiki Varietas Padi Lokal Palawakng. Hal ini sejalan dengan keinginan kami, jika inisiatif kerja sama ini datangnya dari daerah, tentu kami sangat antusias dan senang- dapat berkontribusi memperbaiki varietas padi lokal yang lebih baik dari sebelumnya,” Ucap Anhar.

Beberapa daerah, lanjut Anhar sudah mengajak bekerja sama memperbaiki varietas padi lokal, diantaranya Kabupaten Musi Rawas dengan padi lokal Dayang Rindu, Sumatra Barat dengan padi lokal Sijunjung dan teranyar, Kabupaten Klaten dengan padi lokal Rojolele. Rojolele yang semula memiliki umur panen yang panjang hingga 140 hari, dapat diperpendek umur panennya dengan teknik mutasi radiasi menjadi 110 hari.

Selain pertanian, Anhar juga mengenalkan pemanfaatan teknologi nuklir di bidang kesehatan, Salah satu produk radiofarmaka saat ini yang banyak permintaannya yaitu Samarium-153 EDTMP untuk terapi paliatif atau mengurangi rasa sakit pada penderita kanker.

"Hanya saja fasilitas kedokteran nuklir atau fasilitas radioterapi di rumah sakit harus ada, sedangkan di Kalbar belum ada dan BATAN siap membantu dari sisi expertise (keahlian) jika ada daerah yang berkeinginan membangun fasilitas kedokteran nuklir atau radioterapi," Ujar Anhar.

Kepala Badan Tenaga Nuklir itu juga menyampaikan PET/CT Scan, merupakan salah satu alat kedokteran nuklir yang saat ini sangat dibutuhkan untuk mendeteksi lokasi penyebaran kanker pada tubuh pasien, agar mendapatkan penanganan pengobatan yang lebih akurat.

"Saya berharap kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Landak dapat berjalan dengan semestinya untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Landak," Harap Anhar. (Nes)

Kamis, 17 Oktober 2019

Sorot Post

Anak Jalanan Masuk Ke Landak Dimamankan Satpol PP

*Tanggapi Laporan Masyarakat, Satpol PP Landak Amankan Anak Jalanan*
potit:Satpol PP amankan Anak Jalanan

Landak (SOROT POST) – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Satuan Polisi Pamong Praja mengamankan anak jalanan yang mereka menamakan sebagai anak punk di depan Dinas PTSP Kabupaten Landak, Rabu (16/10) Kemarin. Para anak punk tersebut berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 orang wanita dan 7 orang pria.

Menurut Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kabupaten Landak, Ya' Jayadi mengatakan
pengamanan terhadap anak punk itu merupakan laporan dari masyarakat.

“Sekitar jam delapan pagi kami mendapatkan laporan dari masyarakat melalui via telepon bahwa ada sejumlah anak punk dengan penampilannya luar biasa berada di depan sebuah bank di pinggir kota ngabang,” ujar Ya’ Jayadi saat di wawancarai oleh tim media center di Kantor Kesatuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak, Rabu (17/10/2019) Siang.

Ia juga mengatakan setelah menerima laporan dari masyarakat, Satpol PP Landak langsung bergerak cepat untuk mendatangi para anak punk tersebut dengan anggota personil gabungan. Mereka pun khawatir jika anak punk tersebut akan berbuat yang tidak baik kepada masyarakat lainnya.

“Setelah kita sisir sesuai laporan dari masyarakat, kita temukan 8 orang anak punk ini sudah di depan Dinas PTSP Kabupaten Landak dengan personil gabungan yaitu dari penegak peraturan daerah, trantibun dan kita bergerak bersama-sama dengan personil kurang lebih 17 orang. Kami bersyukur setelah kami datangi tidak ada yang terjadi apa-apa dengan masyarakat,” jelas Ya’ Jayadi.

Dia menyampaikan bahwa pengakuan para anak punk itu, mereka akan kembali ke Pontianak.

“Dari hasil keterangan yang kami dapatkan dari anak punk tersebut bahwa mereka ini bergerak dari sintang dan akan menuju Pontianak dengan kendaraan yang bisa mereka tumpangi dan pengakuan mereka sempat tidur di polsek malam tadi,” katanya.

Kabid Trantib itu juga mengatakan beberapa dari mereka berasal dari berbagai daerah di Kalbar dan luar Kalbar.

“Setelah kita data mereka satu per satu dari 8 orang ini ternyata ada yang dari Samarinda, Singkawang, Pontianak, Melawi, Sei Pinyuh, Singkawang, Jungkat dan Banjarmasin dengan usia yang masih muda dan produktif,” ungkap Ya’ Jayadi.

Diterangkannya, Satpol-PP Landak itu sendiri berinisiatif akan mencoba bawa para anak punk itu ke daerah Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.

"Kita akan menyerahkan mereka ke Satlantas Sungai Pinyuh untuk bisa memberangkatkan mereka ke tujuannya masing-masing. Dengan demikian, mereka bisa betul-betul kembali ke alamatnya masing-masing. Kita khawatirkan kalau mereka tetap berjalan kaki dan akan melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan," ucap Ya’ Jayadi.

Sementara itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa sangat menyayangkan ada anak jalanan yang berasal dari luar Kabupaten Landak masuk ke wilayah Kabupaten Landak dan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang memiliki respon yang untuk melaporkan hal tersebut ke pemerintah.

"Saya sangat menyayangkan anak-anak  muda ini yang memiliki potensi dan produktif harus hidup di jalanan, dan saya berterimakasih kepada Satpol-PP Landak dengan sigap dan cepat merespon laporan dari warga. Saya berharap ini tidak terjadi pada anak-anak Kabupaten Landak dan mereka harus segera dipulangkan ke daerah asalny agar tidak mempengaruhi anak-anak di Kabupaten Landak," jelas Bupati Landak.
(Nes/MC-005
Sorot Post

Vinsensius Buka Acara Sosialisasi Keuangan Dan Aset Daerah

*Pemkab Landak Sosialisasikan PP Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Yang Baru*
poto:Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah

Landak (SOROT POST)- Pemerintah kabupaten Landak melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah kepada 218 orang terdiri dari pimpinan dan anggota DPRD kabupaten Landak,Inspektur, para Staf Ahli Bupati Landak, Asisten Sekda kabupaten Landak, Kepala OPD se- Kabupaten Landak, Pejabat Penatausahaan Keuangan, Bendahara pengeluaran dan penerimaan pada SKPD,Puskesmas, BLUD, Pengurus barang, dan penyimpan barang.

Acara Sosialisasi ini digelar di Aula Besar Kantor Bupati Landak pada Kamis (17/10/2019) yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius, dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Landak Benediktus mengatakan tujuan diadakan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah ini untuk memberikan pemahaman tentang dampak penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 di kabupaten Landak.

“Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang dampak dan cara mengantisipasi penerapan peraturan pemerintah yang tergolong baru ini,” kata Benediktus.

Benediktus menambahkan bahwa dibuatnya Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 ini untuk menyempurnakan aturan tentang pengelolaan keuangan sebelumnya yang diatur dalam PP nomor 58 tahun 2005.

Sementara itu Bupati Landak yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Vinsensius menyampaikan dengan adanya peraturan pemerintah yang baru ini dibuat untuk menjaga tiga pilar tata pengelolaan keuangan daerah.

“Peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 yang baru ini dibuat untuk menjaga tiga pilar tata pengelolaan keuangan daerah yaitu transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif,” ujar Vinsensius.

Adapun hal yang ditekankan pada Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 ini mencakup pengaturan mengenai perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban atau pelaporan keuangan daerah.

Menurut Vinsensius perubahan regulasi yang cepat saat ini membawa konsekwensi bagi pengelolaan keuangan daerah terutama dari sisi perencanaan, dan penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban atau pelaporan keuangan daerah. Untuk itu Ia berharap adanya adaptasi dan respon yang cepat dari seluruh aparatur pengelola keuangan daerah di kabupaten Landak.

“Menghadapi perubahan tersebut diperlukan adaptasi dan respon yang cepat dari para aparatur pengelola keuangan daerah dilingkungan pemerintah kabupaten Landak,” harap Vinsensius.

Sekda Landak  percaya bahwa perubahan regulasi ini akan dapat membawa dampak yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Landak dengan tetap mempertahankan predikat Wajar tanpa pengecualian (WTP) dari badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

“Tentunya kedepan pemerintah kabupaten Landak tetap mampu mempertahankan predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia,” tegas Vinsensius. (MC-004)

Rabu, 16 Oktober 2019

Sorot Post

Dua Petuga KPK Nyaris Ditabrak Staf Protokol Wali Kota Medan

Poto:KPK tangkap Wali Kota Medan 

Medan (SOROT POST)-  KPK mulai membuka kronologis penangkapan sejumlah orang termasuk Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Selasa malam, 15 Oktober 2019.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengaku, proses penangkapan ketujuh orang itu sempat diwarnai insiden.

“Salahsatu pihak yang dicari KPK tadi malam mencoba melarikan diri dan hampir menabrak tim KPK di lapangan,” terang Febri lewat rilis tertulisnya yang beredar di kalangan wartawan.

Tadi malam, kata Febri, sekitar pukul 21.25 WIB, ketika tim mendatangi rumah Kepala Dinas PU, terpantau sebuah mobil jenis Toyota Avanza Silver yang diduga dikendarai oleh staf protokol Walikota berinisial AND.

“Merasa diikuti, pengemudi melajukan mobil dengan kencang di salahsatu ruas jalan di Kota Medan. Sampai akhirnya dalam posisi yang sudah diapit oleh tim, mobil berhenti, namun Saudara And tidak turun,” jelasnya.

Lalu, tim menghampiri mobil tersebut dan menyampaikan bahwa tim berasal dari KPK sekaligus menunjukkan ID/identitas KPK.

“Akan tetapi, pengemudi justru memundurkan mobil dan memacu kecepatan hingga hampir menabrak Tim KPK. Dua orang tim selamat karena langsung meloncat untuk menghindari kecelakaan,” urainya.

“Kami ingatkan pada seluruh pihak yang ada agar tidak mengambat pelaksanaan tugas KPK dan bersikap koperatif. Kepada Saudara And agar segera menyerahkan diri dan tidak berupaya menghindar dari petugas,” imbau Febrim

Lebih jauh Febri mengatakan, saat ini, tim terus melakukan pencarian keberadaan AND yang diduga menerima tambahan Rp50 juta dari Kepala Dinas yang akan diperuntukkan pada Walikota.

Dalam keterangannya, Febri Diansyah juga mengatakan, Walikota tadi sudah datang di kantor KPK sekitar pukul 11.50 WIB dan dilanjutkan proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Direncanakan 4 orang lainnya akan dibawa secara bertahap siang dan sore ini ke Jakarta, dari unsur Kepala Dinas, Ajudan, dan Protokoler Walikota,” pungkasnya. (Tim/IWO)
Sorot Post

Akibat Membangkang, Jual Beli Karet Dipasar Ngabang Ditertibkan Satpol PP

*Satpol PP Landak Lakukan Penertiban Pedagang Jual Beli Karet di Pasar Ngabang*

poto:Satpol PP Tertibkan Pedagang Pembeli Karet Dipasar Ngabang
Landak (SOROT POST) – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak melaksanakan penertiban pedagang Jual Beli Karet di pasar ngabang pada Senin (14/10/2019) Kemarin.

Kepala Bidang Katim, Ya’Yadi menyampaikan saat ini seluruh dinas terkait sudah berkoordinasi dan mengambil keputusan untuk melakukan penertiban terhadap aktifitas jual beli karet di pasar ngabang.

Menurutnya, menjadi dasar penertiban ini yaitu mengacu pada peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2019.

“Ada beberapa OPD yang di undang dan sudah diambil keputusan bahwa jual beli karet ini akan kita tertibkan dan mengacu kepada peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2019 pasal 6,7,8 dan 9 terkait dengan perdagangan karet dan pengolahan karet baik dari kebun petani sampai menjual keluar dan ini sudah diatur oleh menteri perdagangan sesuai PP yang terbaru,” ujar Ya’Yadi saat di wawancarai oleh Tim Media Center di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak, Selasa (15/10/2019) Pagi.

Ia juga mengatakan ada beberapa pedagang karet yang ada di luar/dalam  kota ngabang yang sudah mulai melakukan pendekatan terhadap pedagang-pedagang itu sendiri.

“Saat ini pedagang karet yang berada di kota ngabang memiliki 11 pedagang dalam kota dan 3 pedagang luar kota. Dalam hal ini seperti Satpol PP, perdagangan dan PTSP bekerjasama untuk terus melakukan pengecekan dalam persuasif terlebih dahulu yaitu seperti melakukan pendekatan dengan pedagang-pedagang itu sendiri,” jelas Ya’Yadi.

Selain itu, Ia menjelaskan bahwa jual beli tersebut tidak boleh di dalam kota sesuai dengan peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2011.

“Kalau kita lihat dari 11 pedagang yang ada di dalam kota ngabang, perizinan jual beli barang tersebut yaitu barang klontong. Hal ini Sesuai dengan peraturan menteri perdagangan nomor 39 tahun 2011 jual beli ini tidak boleh di dalam kota dan surat izinnya tersendiri sementara leading sektornya yaitu perdagangan kemudian yang mengeluarkan izinnya adalah PTSP dan ini sudah diatur oleh peraturan menteri nomor 39 tersebut,” jelas Ya’Yadi.

Kepala Bidang Katim juga menambahkan tujuan penertiban yang dilakukan tersebut juga untuk mengurangi kemacetan pada alur jalan serta menghindari adanya kerusakan dari pada jalan tersebut.

“Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kita dalam melakukan penertiban jalan yaitu efeknya jual beli di dalam kota yaitu dari segi jalan dikarenakan akan mengakibatkan timbulnya kemacetan alur jalan tersebut dan memakan badan jalan yang seharusnya bisa digunakan untuk lahan parkir, dan itu disebabkan oleh adanya penumpukan-penumpukan karet tersebut. Oleh karena itu kami selaku pemerintah Kabupaten Landak terus berkomitmen dalam menjaga dan menertibkan pasar ngabang ini,” ucap Ya’Yadi.

Ya’Yadi juga berharap dengan dilakukan adanya penertiban jual beli karet tersebut kota ngabang bisa semakin terarah untuk ke depannya.

“Dengan ditertibkan pedagang jual beli karet ini mudah-mudahan kota ngabang ini akan tertata rapi dan berjalan dengan baik ke depannya,”harap Ya’Yadi.(Nes/MC-005)

Selasa, 15 Oktober 2019

Sorot Post

SatPol PP Mengamankan Orgil Masuk RSUD Landak



poto: Polisi Pamong Praja Amankan wanita Gangguan Jiwa Di RSUD Landak

Landak (SOROT POST) - Pemerintah Kabupaten Landak melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak sedang melakukan pengamanan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Pasar Ngabang, Senin (14/10/2019) Kemarin.

Menurut laporan Kepala Bidang Katim Ya'Yadi menyampaikan bahwa menerima laporan dari masayarakat adanya ODGJ di wilayah sekitar pasar.

"Pada saat itu kami mendapatkan laporan dari masyarakat dengan adanya ODGJ di pasar dan saat itu kami dengan 4 orang tim bergerak cepat untuk langsung mengamankan satu ODGJ yang sudah meresahkan masyarakat bahkan sempat terjadi pemukulan terhadap salah satu warga di pasar dan kami bersyukur tidak terjadi apa-apa," ujar Ya'Yadi saat diwawancarai oleh Tim Media Center di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak, Selasa (15/10/2019) Pagi.

Kemudian Ia juga menyampaikan bahwa saat berada di lokasi telah ditemukan adanya beberapa benda tajam dari ODGJ tersebut yang bisa berdampak kepada masyarakat.

"Setelah kami amankan ODGJ tersebut, kami telah menemukan beberapa benda tajam berupa 3 korek api, 1 gunting dan 1 pisau dan barang tersebut langsung kami amankan," ungkap Ya'Yadi.

Kepala Bidang Katim itu juga berharap agar segera diketahui keberadaan keluarga dari ODGJ tersebut.

"Setelah kami amankan, ODGJ tersebut sekitar jam 10 langsung kami bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Landak (RSUD) dan sampai saat ini kami sedang mencari tahu tentang keberadaan keluarganya," harap Ya'Yadi.

Sementara itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan kepada Instansi terkait dan masyarakat untuk dapat bersama-sama menangani maraknya ODGJ di wilayah Kabupaten Landak.

"Saya tegaskan kepada instansi terkait untuk serius menangani permasalahan ODGJ ini dengan saling berkomunikasi antar sesama OPD, selain itu keterlibatan masyarakat juga penting sebagai ujung tombak menangani ODGJ di wilayah Kabupaten Landak," tegas Karolin. (Nes/MC-005)