Opini  

Mahfud MD Geram Pernyataan Alumni LPDP soal Anak Jadi WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa

Jakarta – Tokoh nasional Mahfud MD ikut angkat bicara terkait pernyataan kontroversial alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, yang menyebut ingin anak-anaknya menjadi warga negara asing (WNA) dan cukup dirinya saja sebagai warga negara Indonesia (WNI).
Mahfud mengaku marah saat pertama kali mendengar pernyataan tersebut. Ia menilai sikap tersebut tidak mencerminkan rasa nasionalisme dan tanggung jawab moral sebagai penerima beasiswa yang dibiayai negara.
Menurut Mahfud, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen kebangsaan karena pendidikannya dibiayai oleh uang rakyat. Oleh karena itu, ia mendukung pemberian sanksi kepada penerima beasiswa yang dinilai tidak menghargai negara, termasuk kemungkinan pencabutan beasiswa.
Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas sebelumnya viral di media sosial karena dianggap merendahkan identitas bangsa, sehingga menuai kritik luas dari publik dan sejumlah tokoh nasional. Kasus ini juga memicu perdebatan tentang nasionalisme, etika penerima beasiswa, dan kewajiban kontribusi kepada negara setelah studi.