SUKABUMI – Ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 72 di wilayah Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami longsor pada Rabu (6/5/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, jalur arah Bogor dan Jakarta sempat ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan.
Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan Sukabumi sejak siang hingga sore hari. Material tanah dan runtuhan tembok penahan tanah (TPT) menutupi sebagian badan jalan tol sehingga arus lalu lintas tidak dapat dilalui kendaraan.
Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT), Abdul Hakim Supriadi, membenarkan adanya longsor di KM 72 Tol Bocimi tersebut.
“Benar, telah terjadi longsor di KM 72 arah Jakarta akibat curah hujan tinggi. Demi keselamatan pengguna jalan, jalur sementara kami tutup untuk proses penanganan dan pembersihan material longsor,” ujar Abdul Hakim dalam keterangannya, Rabu malam.
Ia menjelaskan, pihak pengelola bersama petugas kepolisian langsung melakukan penanganan cepat dengan mengerahkan alat berat ke lokasi kejadian.
“Petugas kami bersama Satlantas dan PJR langsung bergerak melakukan evakuasi material. Dump truck dan alat berat diturunkan agar akses jalan bisa segera normal kembali,” katanya.
Sementara itu, Satlantas Polres Sukabumi menyebut longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah sekitar KM 63 hingga KM 72 sejak pukul 14.40 WIB.
“Tembok penahan tanah mengalami ambruk dengan panjang kurang lebih 20 meter. Material longsor menutupi sebagian badan jalan arah Bogor,” ungkap petugas Satlantas Polres Sukabumi.
Akibat penutupan sementara tersebut, sejumlah kendaraan sempat tertahan di sekitar Gerbang Tol Parungkuda. Pengendara diarahkan keluar tol untuk menghindari antrean panjang di sekitar lokasi longsor.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pihak pengelola mengimbau pengguna jalan tetap berhati-hati mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
Setelah proses pembersihan rampung, ruas Tol Bocimi Seksi 2 arah Sukabumi menuju Bogor dan Jakarta akhirnya kembali dibuka pada Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
“Alhamdulillah proses pembersihan selesai dan jalur sudah kembali dapat dilalui kendaraan. Meski begitu, petugas masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan,” tutup Abdul Hakim.















