Legislator PKB Kritik Hakim MK, Singgung Sikap Merasa Paling Bersih dari DPR

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasbiallah Ilyas, melontarkan kritik terhadap salah satu hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang dinilai merasa paling bersih dibandingkan anggota dewan.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasbiallah dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Mahkamah Konstitusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ia menilai sikap merasa paling suci tidak seharusnya ditunjukkan oleh pejabat negara, termasuk hakim konstitusi.
“Ada yang merasa paling bersih, bahkan melebihi anggota dewan. Padahal semua lembaga negara punya potensi kesalahan. Jangan merasa diri paling suci,” kata Hasbiallah dalam rapat.
Menurutnya, selama ini DPR sering mendapat stigma negatif sebagai lembaga paling korup, sementara institusi lain kerap dianggap bersih tanpa evaluasi yang sama. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak adil karena praktik pelanggaran hukum dapat terjadi di berbagai lembaga negara.
“Jangan seolah-olah hanya DPR yang disorot, sementara lembaga lain dianggap steril. Semua institusi harus terbuka terhadap kritik dan pengawasan,” ujarnya.
Hasbiallah juga menekankan pentingnya sikap introspeksi di semua lembaga negara, termasuk Mahkamah Konstitusi, demi menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap sistem hukum di Indonesia.
Ia berharap komunikasi antara lembaga legislatif dan yudikatif tetap terjaga secara sehat, tanpa saling merasa superior.
“Kalau semua lembaga saling merasa paling benar, yang dirugikan adalah rakyat. Yang dibutuhkan adalah saling koreksi dan transparansi,” tambahnya.

Berita Lainnya  Fraksi PDIP Sebut Gubernur Jambi Gagal Tuntaskan Masalah Batu Bara