JAMBI – Warga di kawasan Seberang Kota Jambi mengeluhkan kondisi air Perumda Tirta Mayang yang mengalir ke rumah-rumah mereka dalam keadaan keruh. Kondisi tersebut dikeluhkan karena dinilai mengganggu kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci hingga mandi.
Sejumlah warga mengaku air yang keluar dari keran berwarna kecokelatan dan tidak layak digunakan. Mereka berharap pihak Perumda Tirta Mayang segera melakukan penanganan agar kualitas air kembali normal.
Selain keruh, beberapa pelanggan juga mengaku distribusi air sempat tidak lancar sehingga aktivitas rumah tangga ikut terganggu. Keluhan tersebut ramai disampaikan warga melalui media sosial maupun secara langsung kepada pihak terkait.
Menanggapi hal itu, Perumda Tirta Mayang menjelaskan kondisi air keruh dipicu oleh meningkatnya kekeruhan air baku akibat curah hujan yang tinggi. Perusahaan menyatakan telah melakukan upaya penanganan dengan meningkatkan proses pengolahan air dan melakukan pengurasan jaringan distribusi.
Pihak Perumda juga mengimbau pelanggan yang masih menerima air keruh agar membiarkan air mengalir selama beberapa menit hingga kondisinya kembali jernih. Jika gangguan masih terjadi, pelanggan diminta melaporkannya melalui layanan pengaduan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti.
Warga berharap kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Mereka meminta Perumda Tirta Mayang memastikan pasokan air tetap lancar dan memenuhi standar kebersihan sehingga aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
