Daerah  

Rumah Pasutri Diduga Bandar Sabu Dikepung Emak-Emak di Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Puluhan emak-emak mendatangi sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Aksi warga tersebut terjadi setelah muncul dugaan rumah pasangan suami istri itu kerap digunakan untuk transaksi narkotika jenis sabu.

Bahkan, kedatangan warga yang didominasi kaum ibu itu menjadi perhatian masyarakat sekitar dan memicu kerumunan di lokasi.

Dalam video yang beredar luas, emak-emak terlihat mendatangi rumah tersebut sambil menyampaikan protes atas dugaan aktivitas narkoba.

Selain itu, warga mengaku resah karena dugaan peredaran sabu dinilai mengancam keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda.

Mereka menilai keberadaan rumah yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba telah menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

Karena itu, warga meminta aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan.

Petugas juga berupaya menenangkan warga serta mengumpulkan informasi terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba yang dilaporkan masyarakat.

“Kami hanya ingin lingkungan kami aman dan bebas dari narkoba. Jangan sampai anak-anak menjadi korban,” ujar salah seorang warga.

Di sisi lain, kepolisian mengingatkan masyarakat agar menyerahkan proses penanganan kasus kepada aparat sesuai ketentuan hukum berlaku.

Polisi menegaskan setiap dugaan tindak pidana narkotika harus dibuktikan melalui penyelidikan dan alat bukti yang cukup.

Meski demikian, aparat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang berani melaporkan dugaan peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait informasi yang disampaikan warga mengenai dugaan aktivitas pasangan tersebut.

Kasus ini kembali menunjukkan tingginya peran masyarakat dalam membantu upaya pemberantasan narkoba di wilayah Provinsi Jambi.

Exit mobile version