Wapres Gibran Dicegat Mahasiswa di Jambi, Diminta Selamatkan Candi Muaro Jambi dari Stockpile Batu Bara

JAMBI – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kota Jambi diwarnai aksi penyampaian aspirasi dari sejumlah mahasiswa. Mereka menghentikan Gibran usai makan siang di Rumah Makan AC Andoenk, Kota Baru, Kamis (16/7/2026).

Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan tuntutan secara langsung kepada Gibran terkait persoalan lingkungan. Mereka meminta pemerintah segera mengambil langkah menyelamatkan kawasan Candi Muaro Jambi dari aktivitas stockpile batu bara yang dinilai mengancam kawasan cagar budaya.

Perwakilan Gerakan Mahasiswa Pagar Budaya (GEMA PB) Jambi, Adjie Permana, menyampaikan permintaan tersebut di hadapan rombongan Wakil Presiden. Ia menegaskan mahasiswa Jambi berharap pemerintah pusat memberi perhatian serius terhadap persoalan itu.

“Lapor Pak, tolong selamatkan Candi Muaro Jambi dari stockpile batu bara. Kami mahasiswa Jambi yang lahir dan besar di Jambi memohon perhatian pemerintah,” ujar Adjie.

Selain menyinggung persoalan batu bara, mahasiswa juga membawa isu yang berkaitan dengan pemerintahan sebelumnya di bawah Presiden Joko Widodo. Aspirasi itu disampaikan secara terbuka kepada Gibran ketika iring-iringan hendak melanjutkan agenda kunjungan.

Berita Lainnya  DPR Soroti Pemangkasan Dana Transfer Daerah Rp300 Triliun Tahun 2027, Gaji PPPK Berpotensi Terganggu

Meski sempat dicegat, situasi tetap berlangsung tertib. Aparat pengamanan mengawal proses penyampaian aspirasi hingga rombongan Wakil Presiden kembali melanjutkan kegiatan sesuai agenda di Jambi.