JAMBI – Dugaan pengeroyokan terhadap seorang pengendara sepeda motor di kawasan Sungai Kambang, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, menjadi perhatian publik setelah beredar informasi yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan oknum TNI.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (1/8/2026) malam di depan Rumah Makan Taraso. Korban diketahui bernama Frady Sabil, warga Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Menanggapi informasi yang berkembang, jajaran TNI menyatakan telah melakukan pemeriksaan awal. Kepala Penerangan Korem 042/Garuda Putih, Mayor Czi Redno Subandhy, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti maupun fakta yang mengarah pada keterlibatan anggota TNI dalam peristiwa tersebut.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya keterlibatan anggota TNI dalam kejadian tersebut,” tegas Redno.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi, korban disebut diduga merupakan bagian dari rombongan yang terindikasi sebagai geng motor yang melintas sambil menggeber-geber kendaraan sehingga memicu keresahan warga. Situasi itu diduga berujung pada aksi pemukulan oleh sekelompok warga setempat. Namun, keterangan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan belum merupakan kesimpulan akhir.
Korem 042/Garuda Putih menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mendukung aparat penegak hukum mengusut perkara tersebut secara objektif.
Saat ini aparat masih memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, serta mendalami kronologi kejadian untuk memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab.
Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah hingga proses hukum selesai.
