Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Peran Swasta dalam Pengaturan SPPG Terungkap

Oplus_16908288

JAKARTA – Kejaksaan Agung kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menetapkan tersangka baru.

Tersangka tersebut berinisial AYS atau Asep Yusuf Somantri. Penyidik menilai AYS berperan mengatur mitra pelaksana program MBG bersama tersangka lain.

Selanjutnya, penyidik menemukan dugaan keterlibatan AYS dalam pengondisian titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di berbagai daerah.

Menurut Kejagung, AYS mendapat perintah dari tersangka Sony Sonjaya untuk mencari, mengelola, dan mengarahkan mitra tertentu.

Dalam prosesnya, AYS diduga memperoleh akses informasi yang seharusnya terbatas, termasuk data titik SPPG yang masih kosong.

Kemudian, informasi tersebut diduga dimanfaatkan untuk mengatur penempatan mitra tertentu agar memperoleh peluang dalam program MBG.

“Penyidik menemukan adanya peran tersangka AYS dalam pengaturan mitra dan titik SPPG bersama tersangka lainnya,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung.

Selain itu, penyidik menduga AYS turut memfasilitasi pendaftaran sejumlah calon SPPG setelah masa pendaftaran resmi berakhir.

Praktik tersebut dinilai melanggar prosedur yang berlaku serta berpotensi mengganggu prinsip transparansi dan persaingan yang sehat.

Tak hanya itu, Kejagung juga mengungkap dugaan aliran dana dari AYS kepada Sony Sonjaya terkait pengaturan titik SPPG.

Dugaan pemberian uang tersebut menjadi salah satu dasar penyidik memperkuat konstruksi perkara korupsi dalam tata kelola MBG.

Dengan penetapan AYS, jumlah tersangka dalam kasus korupsi MBG bertambah menjadi empat orang hingga saat ini.

Sebelumnya, Kejagung telah menjerat sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam pengaturan proyek dan pelaksanaan program tersebut.

Sementara itu, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk aliran dana dan pengadaan barang terkait.

Karena itu, Kejagung membuka peluang menetapkan tersangka baru apabila ditemukan alat bukti yang cukup dalam pengembangan perkara.

Kasus korupsi MBG menjadi perhatian publik karena menyangkut program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Exit mobile version