Fadli Zon Soal Stockpile Batu Bara di Kawasan Cagar Budaya Muaro Jambi: “Tutup Saja

JAMBI – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa aktivitas stockpile batu bara yang berada di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi tidak boleh mengganggu kelestarian situs warisan budaya tersebut.

Saat menjawab pertanyaan mahasiswa dalam kuliah umum di Universitas Jambi, Fadli Zon menyatakan pemerintah meminta seluruh aktivitas penampungan batu bara segera dipindahkan dari kawasan KCBN Muaro Jambi. Bila tetap membandel, menurutnya, langkah penutupan harus dilakukan.

“Saya yakin Pak Gubernur berpihak kepada budaya. Kita meminta bahkan tambang-tambang yang ada di situ, yang ada stockpile, segera bisa memindahkan dari wilayah KCBN Muaro Jambi,” ujar Fadli Zon.

Ia menegaskan bahwa kawasan cagar budaya memiliki perlindungan hukum. Karena itu, setiap aktivitas yang berpotensi merusak kawasan tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap ketentuan pelestarian cagar budaya.

Meski demikian, pemerintah masih mengedepankan masa transisi agar para pelaku usaha dapat memindahkan operasinya secara sukarela tanpa mengganggu keberlanjutan pelestarian kawasan bersejarah tersebut.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan pemerintah provinsi masih menunggu keputusan Kementerian Kebudayaan terkait pembagian zonasi di kawasan KCBN Muaro Jambi.

Berita Lainnya  Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia Usai Jalani Operasi Empedu

“Kalau di zona inti tidak boleh ada apa pun. Kalau zona penyangga masih boleh sepanjang tidak merusak lingkungan,” kata Al Haris.

Pernyataan Fadli Zon tersebut mendapat perhatian berbagai kalangan, termasuk aktivis lingkungan dan pelestari budaya yang sejak lama mendesak agar seluruh stockpile batu bara di sekitar kawasan Candi Muaro Jambi segera dipindahkan demi menjaga kelestarian situs yang menjadi salah satu warisan budaya terpenting di Indonesia.