JAMBI – Nama pengusaha sukses asal Jambi, Bunda Hj. Ernawati, mulai ramai diperbincangkan dalam peta politik menghadapi kontestasi Pilkada Jambi mendatang.
Sejumlah kalangan bahkan mulai mengaitkan nama Ernawati dengan sejumlah tokoh potensial, termasuk Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris), istri Gubernur Jambi. Namun hingga kini, wacana tersebut masih sebatas perbincangan dan belum menjadi keputusan politik resmi.
Ernawati sendiri tampaknya belum ingin terburu-buru menentukan arah politiknya. Ia memilih mempertimbangkan setiap langkah secara matang dan menyerahkannya terlebih dahulu melalui istikharah.
Bagi Ernawati, keputusan besar dalam hidup tidak semata-mata diukur dari kepentingan duniawi. Prinsip yang ia pegang adalah berusaha mengikuti keteladanan Rasulullah SAW dengan menghadirkan kasih sayang, manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat.
“Dunia penting, tetapi akhirat adalah tujuan utama. Jangan terlalu banyak investasi dunia saja, mari kita investasi akhirat,” demikian pesan Ernawati dalam sebuah kegiatan syiar keagamaan di Jambi.
Nama Ernawati sendiri belakangan semakin dikenal melalui aktivitas sosial, keagamaan dan organisasi. Pada Juni 2026, ia resmi dipercaya memimpin Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi periode 2026–2030. Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Jambi, termasuk Hesnidar Haris.
Keduanya juga beberapa kali terlihat dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Dalam lomba shalawat tingkat Provinsi Jambi pada Agustus 2026, Ernawati bersama Hesnidar Haris terlibat dalam kegiatan yang mengusung syiar Islam dan silaturahmi masyarakat. Ernawati bahkan menyiapkan hadiah utama berupa perjalanan umrah bagi pemenang.
Hesnidar Haris dalam kesempatan tersebut juga menyebut Ernawati sebagai salah satu sosok yang menginspirasinya dalam mengembangkan Gerakan Jambi Bershalawat.
Selain kegiatan keagamaan, Ernawati juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk bersama Hesnidar Haris mendampingi sekitar 150 anak yatim dalam kegiatan nonton bersama film Anak-Anak Bambu di Jambi.
Dengan semakin aktifnya Ernawati di ruang sosial, keagamaan dan organisasi masyarakat, kemunculan namanya dalam perbincangan politik Jambi pun mulai menarik perhatian.
Namun, apakah Ernawati benar-benar akan masuk gelanggang politik dan dengan siapa ia akan berpasangan, masih menjadi tanda tanya.
Yang jelas, Ernawati belum memberikan sinyal final. Ia memilih tidak tergesa-gesa dan menempatkan pertimbangan spiritual sebagai bagian penting sebelum menentukan langkah.
Jika pada akhirnya terjun ke politik, publik tentu akan menunggu apakah modal pengusaha, jaringan sosial, aktivitas keumatan dan kepemimpinan organisasi yang dimilikinya akan menjadi kekuatan baru dalam peta politik Jambi.
Untuk saat ini, satu hal yang pasti: nama Bunda Hj. Ernawati sudah mulai masuk radar perbincangan politik Jambi.














