MADURA — Sebuah video yang memperlihatkan insiden penagihan utang di tengah prosesi pemakaman viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di wilayah Madura, Jawa Timur.
Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang perempuan mendatangi keluarga duka dan menagih utang almarhum yang disebut mencapai Rp215 juta. Utang tersebut diklaim berupa emas dan uang tunai yang belum dilunasi semasa hidupnya.
Perempuan itu bahkan terdengar meminta agar jenazah tidak segera dimakamkan sebelum persoalan utang tersebut diselesaikan. Suasana pemakaman yang seharusnya berlangsung khidmat pun berubah menjadi tegang.
Video tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan aksi penagihan utang dilakukan saat keluarga masih dalam suasana berduka. Sebagian lainnya menilai persoalan utang memang wajib diselesaikan, namun harus dilakukan dengan cara yang lebih bijak dan menghormati situasi.
Dikutip dari laporan SuaraJatim.id, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun aparat setempat terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.
Peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan di tengah masyarakat mengenai etika sosial dalam penyelesaian utang-piutang, khususnya ketika berkaitan dengan prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir bagi almarhum.
Viral, Jenazah di Madura Disebut Tertahan Pemakaman karena Utang Rp215 Juta















