Tragedi Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang, 5 Orang Tewas dan 4 Masih Hilang

Bekasi – Tragedi longsor tumpukan sampah terjadi di kawasan TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hingga Senin (9/3/2026), tim SAR gabungan melaporkan lima orang meninggal dunia, sementara empat orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di area zona pengolahan sampah ketika gunungan sampah setinggi puluhan meter tiba-tiba longsor dan menimbun sejumlah pekerja, sopir truk, serta warga yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan data sementara, lima korban yang ditemukan meninggal dunia yakni Enda Widayanti (25), Sumine (60) yang diketahui sebagai pemilik warung di sekitar lokasi, Dedi Sutrisno dan Irwan Supriatin yang merupakan sopir truk sampah, serta satu korban lain yang masih dalam proses identifikasi.

Sementara itu, empat orang lainnya masih dilaporkan hilang dan hingga kini masih dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan. Keempat korban tersebut diketahui bernama Riki, Hardianto, Ato, dan Dofir.

Tim gabungan yang terdiri dari petugas BPBD, kepolisian, relawan, serta petugas pengelola sampah masih terus melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan bantuan alat berat karena korban diduga tertimbun lapisan sampah yang cukup tebal.

Berita Lainnya  Dramatis! ABK Asal Toraja Ditemukan Hidup Setelah Hampir 3 Hari Terjebak di Kapal Terbalik

Selain korban meninggal dan hilang, dilaporkan empat orang lainnya berhasil selamat dari peristiwa tersebut meski mengalami luka dan trauma.
Hingga saat ini proses pencarian masih terus berlangsung. Petugas juga harus berhati-hati karena struktur tumpukan sampah di lokasi dinilai masih labil dan berpotensi kembali longsor.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait kondisi gunungan sampah di TPST Bantar Gebang yang semakin tinggi, sehingga dinilai berisiko membahayakan para pekerja maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.