Tawuran Antar Gangster di Batang Hari Berujung Maut, Satu Pemuda Tewas Disabet Senjata Tajam

BATANG HARI – Tawuran antarkelompok yang diduga gangster di kawasan Nesm, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, menewaskan seorang pemuda, Minggu dini hari.

Korban mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian perut hingga akhirnya meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan medis.

Selanjutnya, korban dibawa ke IGD Puskesmas Pemayung sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan kendaraan rekannya.

Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal saat tiba di puskesmas akibat luka yang sangat parah.

Petugas medis menemukan luka robek sepanjang sekitar 15 sentimeter pada perut kiri hingga menyebabkan usus korban keluar.

Selain itu, korban mengalami luka lecet di bagian kaki yang diduga akibat terseret aspal ketika berusaha menyelamatkan diri.

Sementara itu, personel Polsek Pemayung langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kemudian, penyelidikan kasus tersebut dilimpahkan kepada Satreskrim Polres Batang Hari guna mengungkap pelaku tawuran berdarah itu.

Polisi juga mengamankan dua pemuda yang diduga merupakan rekan korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan warga, kelompok tersebut membawa senjata tajam jenis samurai sehingga memicu kepanikan masyarakat sekitar lokasi.

Selanjutnya, warga berusaha mengejar kelompok tersebut setelah mengetahui seorang pemuda mengalami luka parah akibat tawuran.

Berita Lainnya  KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Pemerasan Pejabat Pemda

Korban akhirnya terjatuh di depan BBI RT 01 Desa Serasah sebelum warga menghubungi aparat kepolisian.

Di sisi lain, sebagian warga tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

Kapolsek Pemayung AKP RA L. Nauli Harahap membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut korban diduga bagian dari kelompok gangster.

«”Kita sudah olah TKP. Korban ini diduga kelompok gangster. Semua sudah kita serahkan ke Polres,” ujar AKP RA L. Nauli Harahap.»

Hingga kini, Polres Batang Hari masih menyelidiki penyebab tawuran serta memburu pelaku yang diduga menggunakan senjata tajam.