Sony Sonjaya Bongkar Dugaan Proyek CCTV Rp300 Miliar, Babak Baru Skandal Korupsi MBG

JAKARTA – Kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berkembang setelah muncul dugaan pengadaan CCTV bernilai Rp300 miliar.

Temuan tersebut mencuat setelah tersangka Sony Sonjaya memberikan keterangan kepada penyidik terkait sejumlah proyek pengadaan di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Melalui kuasa hukumnya, Sony mengungkap proyek pengadaan sekitar 5.000 unit CCTV dan perangkat sidik jari untuk jaringan SPPG.

Namun, Sony mengaku menemukan kejanggalan ketika meminta vendor menunjukkan bukti pemasangan perangkat yang disebut telah dilaksanakan sebelumnya.

Menurutnya, pihak vendor tidak mampu memperlihatkan keberadaan CCTV maupun alat sidik jari yang menjadi bagian proyek tersebut.

Karena itu, Sony menduga pengadaan bernilai ratusan miliar rupiah tersebut berpotensi fiktif dan perlu ditelusuri lebih lanjut.

“Ketika diminta menunjukkan pemasangan CCTV dan fingerprint tersebut, pihak vendor tidak dapat membuktikannya,” kata kuasa hukum Sony.

Selain proyek CCTV, penyidik juga mendalami sejumlah pengadaan lain dalam program MBG yang kini menjadi sorotan publik.

Beberapa proyek yang diperiksa meliputi pengadaan motor listrik, televisi berukuran 75 inci, tablet, hingga perlengkapan pendukung operasional lainnya.

Berita Lainnya  Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara, Terbukti Edarkan Narkoba di Rutan Salemba

Sementara itu, Kejaksaan Agung terus memperluas penyidikan dengan memeriksa saksi dan menelusuri aliran dana berbagai proyek.

Bahkan, penyidik telah menetapkan tersangka baru dari pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik pengaturan proyek MBG.

Apabila dugaan pengadaan CCTV fiktif terbukti, nilai kerugian negara dalam kasus korupsi MBG berpotensi meningkat signifikan.

Karena itu, publik kini menanti langkah Kejaksaan Agung mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.