Sekitar 2.000 Jamaah Umrah Indonesia Sempat Tertahan Akibat Masalah Penerbangan

Jakarta – Sekitar 2.000 jamaah umrah asal Indonesia dilaporkan sempat tertahan di luar negeri akibat kendala penerbangan yang terjadi pada sejumlah rute perjalanan menuju Tanah Air.

Wakil Menteri BUMN, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa para jamaah tersebut mengalami kendala terutama pada penerbangan yang menggunakan sistem transit.
“Yang sempat terjebak itu saya tidak tahu persis datanya, belum ada update, tapi terakhir sekitar 2.000-an yang berangkat dan sempat stranded,” ujar Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Menurut Dahnil, gangguan penerbangan tersebut dipicu oleh situasi di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada jadwal penerbangan internasional, khususnya penerbangan lanjutan dari negara transit menuju Indonesia.
Selain itu, tingginya harga tiket pesawat juga menjadi salah satu kendala bagi jamaah untuk segera kembali ke Tanah Air. Beberapa di antaranya memilih menunggu di negara transit hingga mendapatkan tiket dengan harga yang lebih terjangkau.
“Karena harga tiket mahal, banyak yang akhirnya berhenti sementara untuk mencari tiket yang bisa dijangkau,” kata Dahnil.

Meski sempat mengalami kendala, pemerintah memastikan sebagian besar jamaah yang tertahan telah berhasil kembali ke Indonesia. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan pihak terkait guna memastikan proses pemulangan jamaah berjalan lancar serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Exit mobile version