Perkemahan Pemuda Ahmadiyah Dibubarkan Polisi

KARANGANYAR – Aparat kepolisian membubarkan kegiatan perkemahan pemuda Ahmadiyah di Karanganyar, Jawa Tengah, setelah mendapat penolakan dari massa.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta itu berlangsung di kawasan perkemahan dan melibatkan anak-anak serta remaja dari berbagai daerah.

Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) menyatakan pembubaran dilakukan setelah kelompok massa mendatangi lokasi dan menyampaikan keberatan terhadap kegiatan.

Juru Bicara sekaligus Sekretaris Pers JAI, Yendra Budiana, mengungkapkan massa yang hadir mengatasnamakan Forum Ukhuwah Islamiah dan berjumlah puluhan orang.

Menurut Yendra, peserta perkemahan mencapai hampir seribu orang. Namun, polisi tetap meminta seluruh rangkaian kegiatan dihentikan.

Penyelenggara sempat meminta surat resmi sebagai dasar pembubaran. Namun, aparat disebut tidak menunjukkan dokumen tertulis tersebut.

«”Sebenarnya acaranya itu camping anak-anak dan remaja. Harapan kami, seharusnya polisi memberikan perlindungan dan pengayoman karena tidak ada aktivitas dakwah di sana.”»

Yendra menegaskan kegiatan tersebut murni berisi aktivitas kepemudaan dan pendidikan karakter tanpa agenda dakwah maupun kegiatan provokatif.

Berita Lainnya  Polda Jambi Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 Dukung Swasembada Pangan Nasional

Setelah pembubaran dilakukan, panitia langsung mengutamakan pemulangan seluruh peserta guna menghindari potensi gangguan keamanan lebih lanjut.

JAI menilai aparat seharusnya memberikan perlindungan terhadap kegiatan yang berlangsung damai, bukan menghentikannya akibat tekanan kelompok tertentu.

Organisasi tersebut juga meminta evaluasi terhadap penegakan hukum terkait jaminan kebebasan warga menjalankan kegiatan sosial secara aman.

Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai alasan pembubaran kegiatan maupun dasar hukum yang digunakan.