Pasokan Terganggu, Harga Ketumbar dan Bumbu Dapur Terancam Melonjak

JAKARTA – Kenaikan harga bumbu dapur kian di depan mata. Gangguan pasokan yang terjadi di tingkat global membuat sejumlah komoditas rempah, termasuk ketumbar, berpotensi mengalami lonjakan harga di pasar domestik.

Terbatasnya produksi dari negara pemasok utama serta kendala distribusi menjadi faktor utama yang menekan ketersediaan bahan baku. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terganggunya stabilitas harga, terutama untuk kebutuhan pokok rumah tangga.

Pelaku pasar menyebutkan, ketergantungan Indonesia terhadap impor rempah tertentu membuat harga di dalam negeri sangat rentan terhadap gejolak global. Ketika pasokan tersendat, harga di tingkat distributor hingga pedagang eceran ikut terdorong naik.

Selain itu, kenaikan biaya logistik dan energi turut memperparah kondisi. Beban distribusi yang semakin tinggi membuat harga jual di pasar sulit ditekan, sehingga masyarakat berpotensi merasakan dampaknya secara langsung.

Tak hanya ketumbar, sejumlah bumbu dapur lain juga diperkirakan akan mengalami tren kenaikan harga jika gangguan pasokan terus berlanjut. Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar.

Berita Lainnya  Sidang Sengketa Informasi Anggaran Sewa Pesawat Haji Digelar KI Jambi

Jika tidak ada intervensi yang efektif, lonjakan harga bumbu dapur dikhawatirkan akan menambah tekanan terhadap daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif.