Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN

Oplus_16908288

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil karena ia akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri dan telah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kabar pengunduran diri Nanik disampaikan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Ia memastikan Presiden Prabowo telah menerima pengunduran diri tersebut.

«”Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Dirgayuza Setiawan, Rabu (22/7/2026).»

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Nanik mengungkapkan dirinya akan berangkat ke luar negeri untuk memperoleh second opinion terkait kondisi jantung yang dideritanya.

«”Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026), saya berangkat,” tulis Nanik.»

Nanik menegaskan keputusannya berobat ke luar negeri bukan karena meragukan kemampuan dokter di Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut semata-mata untuk mendapatkan pendapat medis tambahan.

«”Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju,” katanya.»

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena harus meninggalkan jabatan sebagai Kepala BGN. Menurut Nanik, Presiden Prabowo memahami kondisi kesehatannya dan menyetujui pengunduran diri tersebut.

Berita Lainnya  Kecelakaan Maut di Kebun IX Sungai Gelam, Tiga Korban Meninggal Dunia

«”Dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” ungkap Nanik.»

Lebih lanjut, Nanik mengungkapkan Presiden berencana membentuk Dewan Pengawas BGN. Ia mengaku diminta memimpin lembaga tersebut apabila telah resmi dibentuk.

«”Di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya. Kalau mencereweti kayaknya masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut,” ujarnya.»

Nanik baru menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional sejak Juni 2026 setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Dadan Hindayana. Selama memimpin BGN, ia bertanggung jawab mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.