JAMBI – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Provinsi Jambi menjadi momentum konsolidasi penting bagi partai dalam menghadapi Pemilu 2029. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur dan soliditas internal partai.
Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, dalam arahannya secara virtual menyampaikan pesan tegas kepada seluruh kader agar tidak menjadi politisi yang berpikir dangkal. Menurutnya, kualitas berpikir menjadi kunci utama dalam menjalankan peran sebagai politisi.
“Kalau berpikir dangkal, berarti belum siap menjadi politisi,” tegas Mardiono.
Ia menekankan bahwa seorang kader PPP harus memiliki kesiapan dalam bertanding di arena politik, sekaligus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, kader juga diminta untuk tidak terjebak dalam penyebaran isu-isu yang berpotensi memecah belah.
Mardiono mengingatkan pentingnya membangun politik yang sehat dengan mengedepankan keteladanan, integritas, dan kedewasaan dalam bersikap. Ia juga mendorong kader untuk selalu hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Provinsi Jambi, Muhammad Fadhil Arief, menyebut bahwa kebangkitan partai sangat ditentukan oleh kekompakan dan kerja keras seluruh kader di semua tingkatan.
Menurutnya, Muscab menjadi ajang strategis untuk memperkuat organisasi hingga ke akar rumput serta memastikan kepemimpinan yang terpilih memiliki komitmen kuat dalam membesarkan partai.
“Muscab ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi dan kesiapan menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.
PPP menargetkan kebangkitan signifikan pada Pemilu 2029, dengan mengandalkan soliditas kader, penguatan struktur organisasi, serta kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dengan semangat tersebut, seluruh kader diharapkan mampu menjawab tantangan politik ke depan dan mengembalikan kejayaan PPP sebagai salah satu kekuatan politik nasional.















