Kronologi Penemuan Jasad Cucu Mpok Nori di Cipayung, Keluarga Masuk Lewat Jendela

JAKARTA – Kabar duka datang dari keluarga almarhumah Mpok Nori. Cucu beliau, Dwhinta Anggary, ditemukan meninggal dunia secara tragis di sebuah kontrakan di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Peristiwa ini bermula dari kecurigaan keluarga lantaran korban tidak merespons panggilan telepon. Padahal, Dwhinta diketahui memiliki aktivitas rutin, termasuk menyiapkan pesanan katering. Sikap yang tidak biasa tersebut membuat keluarga khawatir.

Ibu dan adik korban kemudian mendatangi kontrakan tempat tinggalnya. Namun setibanya di lokasi, mereka mendapati pintu dalam kondisi terkunci dari dalam. Berulang kali dipanggil dan digedor, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Dalam kondisi panik, keluarga akhirnya memutuskan masuk ke dalam kontrakan melalui jendela. Saat berhasil masuk, mereka mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan tergeletak di dalam ruangan.

Teriakan histeris keluarga sontak mengundang perhatian warga sekitar. Ketua RT dan sejumlah warga kemudian berdatangan ke lokasi, sebelum akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga menjadi korban pembunuhan. Polisi mengamankan seorang pria berinisial Rashad Fouad Tareq Jameel yang disebut sebagai mantan suami siri korban. Pelaku ditangkap saat diduga hendak melarikan diri.

Sementara itu, motif pembunuhan masih didalami. Dugaan sementara mengarah pada persoalan cemburu dan konflik pribadi antara korban dan pelaku.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara rinci kronologi serta motif di balik peristiwa tragis tersebut.

Exit mobile version