Muaro Jambi – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin mencatat total 145 pasien mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Direktur RSUD Ahmad Ripin, dr. Agus Subekti, menyampaikan bahwa hingga Sabtu (1/2/2026) pukul 20.30 WIB, sebagian besar pasien telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya berangsur membaik.
“Berdasarkan data terbaru, total kunjungan pasien melalui IGD mencapai 145 orang. Dari jumlah tersebut, 44 pasien menjalani rawat jalan, sementara 99 pasien sempat dirawat inap secara kumulatif,” ujar dr. Agus Subekti.
Ia menjelaskan, dari seluruh pasien yang ditangani, dua orang dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai indikasi medis.
“Saat ini, lima pasien masih menjalani perawatan inap dan seluruhnya dalam kondisi stabil serta berada di bawah pengawasan tim medis,” tambahnya.
Menurut dr. Agus Subekti, RSUD Ahmad Ripin telah mengerahkan seluruh sumber daya, baik tenaga kesehatan maupun fasilitas pelayanan, guna memastikan penanganan optimal terhadap para korban dugaan keracunan MBG.
Pihak rumah sakit juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung proses penelusuran penyebab pasti kejadian tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang.
RSUD Ahmad Ripin memastikan akan terus menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lanjutan terkait kondisi pasien maupun penanganan kasus dugaan keracunan MBG di Muaro Jambi.















