Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi Mengadu ke DPR RI, Perjuangkan SHM yang Diblokir BPN

JAMBI – Perjuangan ribuan warga Kota Jambi yang terdampak penetapan kawasan zona merah terus berlanjut. Melalui Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, perwakilan warga dijadwalkan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Jakarta pada Kamis (9/7/2026).

Ketua Divisi Advokasi Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Suhatman Pisang, mengatakan seluruh materi untuk agenda hearing telah dipersiapkan sebagai upaya memperjuangkan hak masyarakat yang sertifikat hak miliknya (SHM) diblokir akibat penetapan zona merah.

“Kami melalui Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi akan hearing dengan BAM DPR RI. Kami sudah menyiapkan seluruh materi yang akan disampaikan,” ujar Suhatman.

Menurutnya, keberangkatan ke Jakarta menjadi bukti keseriusan warga dalam mencari keadilan. Seluruh biaya perjalanan dihimpun secara swadaya melalui sumbangan sukarela dari masyarakat.

“Kami siap berangkat walaupun harus patungan untuk biaya perjalanan. Ini adalah perjuangan yang tidak kenal lelah. Kami berharap langkah di tingkat pusat ini dapat memberikan hasil terbaik bagi lebih dari 20 ribu warga yang terdampak,” katanya.

Sementara itu, penggerak Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, Derry Anandia, menyebut agenda hearing tersebut merupakan tahapan penting setelah berbagai upaya komunikasi dan lobi dengan DPR RI yang telah dilakukan sebelumnya.

“Ini adalah langkah perjuangan kami yang naik level. Tidak sia-sia kami membangun lobi ke DPR RI. Hearing ini merupakan tindak lanjut atas surat dan kunjungan yang telah kami lakukan sebelumnya,” ujarnya.

Rombongan warga dijadwalkan berangkat ke Jakarta menggunakan bus. Seluruh biaya perjalanan dikumpulkan melalui donasi sukarela sebagai bentuk gotong royong masyarakat.

Berita Lainnya  Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Salah seorang penggerak forum, Asep Mulyana, mengatakan semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam perjuangan tersebut.

“Kami mengumpulkan sumbangan sukarela melalui donasi agar perwakilan warga bisa berangkat menyampaikan aspirasi secara langsung,” katanya.

Perjuangan warga juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan dan anggota DPRD Kota Jambi.

Aktivis perempuan Forum Tolak Zona Merah Jambi, Endang Kusumawardhani, menyatakan para emak-emak ikut berpartisipasi dengan menyiapkan bekal makanan bagi rombongan yang berangkat ke Jakarta.

“Nanti emak-emak akan membungkus nasi dan lauk seadanya sebagai bekal perjalanan. Saya akan menggerakkan emak-emak untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Ketua Forum Warga Tolak Zona Merah Jambi, M. Makin, berharap perjuangan melalui jalur parlemen dapat membuka jalan penyelesaian atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Perjalanan perjuangan ini masih panjang. Kami berharap pihak yang berwenang menyadari adanya kekeliruan dan perjuangan melalui parlemen ini dapat memfasilitasi penyelesaian yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.