Dugaan Korupsi PTPN IV Jambi Menguat, Pimpinan Bungkam hingga Blokir Media : Desak Kejagung Turun Periksa

Oplus_16908288

Jambi -Dugaan praktik korupsi di tubuh PTPN IV Regional 4 kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Agung, untuk segera mengusut berbagai indikasi penyimpangan yang diduga terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Sejumlah temuan yang disorot antara lain dugaan penggunaan biaya koordinasi lintas sektoral yang tidak didukung bukti yang memadai. Selain itu, kegiatan penyewaan alat berat juga diduga tidak memiliki laporan pertanggungjawaban yang jelas, baik dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) maupun kegiatan lainnya semua nya periode 2022 hingga 2025

Tak hanya itu, dugaan penyimpangan juga mengarah pada pengadaan jasa pengelolaan lanjutan tanam ulang kelapa sawit, periode 2022 hingga 2025. Proyek tersebut dinilai rawan praktik korupsi karena nilai anggaran yang besar serta minimnya transparansi dalam pelaksanaannya.

Upaya konfirmasi telah dilakukan awak media kepada sejumlah pimpinan PTPN IV Regional 4. Konfirmasi ditujukan kepada Region Head, Khayamudin, serta SEVP, Dhanny Hermawan. Namun, alih-alih memberikan klarifikasi, kedua pejabat tersebut justru tidak merespons dan bahkan memblokir kontak awak media.

Berita Lainnya  Empat Tersangka Korupsi Dana BOS Rp706 Juta di SMA Negeri 6 Merangin

Selanjutnya, konfirmasi juga dilayangkan kepada Sekretaris Perusahaan PTPN IV, Hariman. Hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang disampaikan.

Sikap tertutup para pimpinan tersebut dinilai semakin memperkuat dugaan adanya persoalan serius di internal perusahaan. Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengungkap secara terang dugaan praktik korupsi yang berpotensi merugikan negara tersebut.