MEDAN – Buronan kasus narkotika kelas kakap berinisial Supriadi alias Adi T akhirnya berhasil ditangkap tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Penangkapan tersebut dilakukan tim gabungan Subdit IV dan Satuan Tugas National Intelligence Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri setelah menerima informasi dari petugas Imigrasi Kualanamu terkait status pencekalan tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjelaskan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut dan langsung melakukan penangkapan terhadap Supriadi di area bandara.
“Tim Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menerima informasi dari salah satu personel Imigrasi Kualanamu terkait pencekalan salah satu tersangka DPO atas nama Supriadi alias Adi T,” kata Eko dalam keterangan resmi.
Dalam proses penangkapan, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka menggunakan tembakan di bagian kaki karena diduga berupaya melarikan diri.
“Tersangka sempat melakukan perlawanan dan mencoba kabur, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Eko.
Menurut Brigjen Eko, Supriadi merupakan pengendali jaringan peredaran narkotika lintas provinsi bahkan lintas negara. Ia diduga mengendalikan dua jaringan besar distribusi narkoba yang beroperasi di wilayah Sumatera, termasuk Sumatera Selatan dan Riau, dengan jalur suplai dari Malaysia ke Indonesia.
“Wilayah Sumatera ini merupakan jalur strategis perlintasan darat yang rawan dimanfaatkan sebagai koridor distribusi narkotika lintas provinsi,” ungkap Eko.
Usai ditangkap, Supriadi langsung dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan intensif dan pengembangan kasus lebih lanjut. Polisi juga masih menelusuri jaringan sindikat lain yang terhubung dengan tersangka, termasuk aliran distribusi dan sumber pasokan narkotika.
Penangkapan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberantas jaringan narkotika kelas kakap yang dinilai menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional dan generasi muda Indonesia.
DPO Narkoba Kelas Kakap Diciduk di Bandara Kualanamu, Polisi Tembak Kaki Tersangka















