JAKARTA – Polemik pemasangan pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter di area depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, akhirnya mendapat penjelasan dari pihak pengelola. Pendiri Pakuwon Group, Alexander Tedja, memastikan pagar tersebut akan segera dibongkar.
Alexander menegaskan bahwa pemasangan pagar bukan merupakan kebijakan pemegang saham maupun kantor pusat Pakuwon Group, melainkan keputusan yang diambil oleh manajemen lokal.
> “Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar,” ujar Alexander Tedja dalam keterangan tertulis.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Alexander Tedja. Menurutnya, pihak Pakuwon memastikan pembongkaran pagar akan segera dilakukan, sementara penataan properti lainnya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
Sebelumnya, pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter dipasang di sebagian area depan Mal Kota Kasablanka sepanjang kurang lebih 100 meter. Pemasangan pagar tersebut memicu perhatian publik dan berbagai spekulasi mengenai alasan di balik kebijakan tersebut.
Perkembangan terbaru menunjukkan pagar tersebut telah mulai dibongkar. Pantauan di lokasi memperlihatkan area depan mal kembali terbuka seperti semula, dengan aktivitas pengunjung berlangsung normal. Pembongkaran ini dilakukan setelah pemasangan pagar menjadi sorotan publik dan mendapat perhatian dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
