Banyak OPD Keluhkan Anggaran, Bupati Sarolangun Tegaskan Jabatan adalah Amanah Rakyat

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun, H Hurmin, menegaskan bahwa jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bukanlah tempat mencari kenyamanan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan dalam forum rapat gabungan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hurmin menyoroti fenomena sejumlah kepala OPD yang mengeluhkan kecilnya anggaran dan kondisi fiskal daerah yang ketat, bahkan ada yang meminta dipindahkan ke posisi asisten atau staf ahli.
“Jabatan kepala OPD bukan tempat mencari kenyamanan. Jabatan adalah amanah rakyat,” tegas Hurmin.
Menurutnya, kondisi anggaran yang terbatas justru menjadi ujian kepemimpinan bagi pejabat daerah. Dalam situasi sulit, kepala OPD dituntut memiliki keberanian, kreativitas, serta tanggung jawab penuh untuk tetap mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tidak pantas jika saat anggaran kecil memilih mundur, tapi ketika anggaran membaik ingin kembali memimpin. Itu bukan sikap ksatria dan bukan cerminan pengabdian,” ujarnya.
Hurmin juga menekankan bahwa masyarakat memilih pemimpin untuk bekerja dan memberikan solusi, bukan untuk mencari posisi aman. Jika tidak sanggup menjalankan amanah, ia meminta pejabat tersebut mundur secara terhormat.
“Kalau merasa tidak sanggup memikul amanah ini dengan sungguh-sungguh, silakan mundur secara terhormat. Tetapi jangan jabatan mau, kerja setengah-setengah,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi fiskal daerah pada 2027 diperkirakan masih menantang. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan pemimpin OPD yang tulus bekerja dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Forum RKPD ini bukan sekadar agenda rutin. Ini penegasan sikap bahwa Pemkab Sarolangun hanya membutuhkan pejabat yang siap bekerja total dan setia pada tanggung jawab,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Mabes Polri Turun ke Jambi, Periksa Ulang Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi