Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka Hari Ini, 4.770 Formasi Menanti

JAKARTA – Kabar yang ditunggu para lulusan SMA/sederajat akhirnya tiba. Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2026 resmi dibuka hari ini, Selasa (18/8/2026).

Pemerintah menyediakan sebanyak 4.770 formasi untuk calon mahasiswa, praja, dan taruna melalui jalur sekolah kedinasan yang tersebar pada sembilan kementerian/lembaga.

Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 18 hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN. Calon peserta diminta mencermati persyaratan masing-masing sekolah kedinasan sebelum melakukan pendaftaran.

4.770 Formasi di 9 Instansi

Adapun rincian formasi Sekolah Kedinasan 2026 yakni:

– IPDN Kemendagri: 1.410 formasi

– PKN STAN Kemenkeu: 1.000 formasi

– Sekolah Kedinasan Kemenhub: 891 formasi

– Politeknik Statistika STIS BPS: 564 formasi

– Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi

– Poltekpin Kementerian Hukum: 250 formasi

– STMKG BMKG: 130 formasi

– STIN BIN: 100 formasi

– Politeknik Siber dan Sandi Negara: 50 formasi

Total keseluruhan mencapai 4.770 formasi.

Jumlah tersebut tersebar pada Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, BPS, BIN, BSSN, serta BMKG.

Ini Tahapan Seleksinya

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan BKN melalui Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026, tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman pada 15–24 Agustus 2026.

Sementara pendaftaran berlangsung 18–30 Agustus 2026, dilanjutkan seleksi administrasi pada 18 Agustus–1 September 2026.

Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 2–3 September 2026. Peserta yang tidak lolos masih diberikan kesempatan mengajukan sanggah pada 4–5 September 2026, sedangkan jawaban sanggah berlangsung pada 4–6 September 2026.

Hasil pasca-sanggah kemudian diumumkan pada 7–8 September 2026.

SKD Digelar September-Oktober

Peserta yang lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Pelaksanaan SKD dijadwalkan pada 22 September hingga 7 Oktober 2026.

Setelah itu dilakukan pengolahan nilai pada 27 September–10 Oktober 2026, sementara pengumuman hasil SKD dilakukan secara bertahap pada 1–13 Oktober 2026.

Berita Lainnya  Bareskrim Pastikan Blackout Sumatra Bukan Sabotase, Kabel Putus Disebut Tak Rapi

Peserta yang dinyatakan lolos SKD selanjutnya mengikuti seleksi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada 11–28 Oktober 2026.

Untuk pengumuman kelulusan akhir oleh masing-masing kementerian/lembaga, jadwalnya berlangsung pada 21 Oktober hingga 1 November 2026.

BKN Ingatkan Peserta Teliti

Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa jadwal tersebut menjadi pedoman bersama bagi kementerian/lembaga penyelenggara dalam melaksanakan seluruh tahapan seleksi.

BKN juga mengimbau calon peserta agar tidak hanya memperhatikan jadwal pendaftaran, tetapi juga membaca secara teliti persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan masing-masing kementerian/lembaga penyelenggara.

Hal ini penting karena setiap sekolah kedinasan dapat memiliki persyaratan khusus, termasuk ketentuan usia, ijazah, nilai, tinggi badan, kondisi kesehatan, hingga persyaratan administratif lainnya.

Jangan Tunggu Menjelang Penutupan

Dengan waktu pendaftaran yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026, calon peserta disarankan tidak menunda proses pendaftaran.

Peserta perlu memastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen asli. Kesalahan pengisian data maupun ketidaksesuaian dokumen dapat berpengaruh terhadap proses seleksi administrasi.

Pendaftaran juga sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi pemerintah dan portal yang ditentukan untuk menghindari informasi palsu atau pihak yang menawarkan jasa kelulusan.

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026:

Periode: 18–30 Agustus 2026

Total formasi: 4.770

Jumlah instansi: 9 kementerian/lembaga

Tahap berikutnya: Seleksi administrasi, SKD CAT BKN, dan seleksi lanjutan.

Calon peserta dapat memantau informasi resmi melalui SSCASN BKN dan portal resmi masing-masing sekolah kedinasan.