Terbang ke Jepang, Ronny Teguh Klaim Rismon Tak Pernah Buat Tesis-Disertasi di Universitas Yamaguchi

Jakarta – Peneliti dari Hokkaido University, Ronny Teguh, kembali melontarkan klaim terkait dugaan ijazah palsu milik Rismon Sianipar. Ia menyebut Rismon tidak pernah menyusun tesis maupun disertasi di Universitas Yamaguchi.

Ronny mengungkapkan, kesimpulan tersebut diperoleh setelah dirinya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak Universitas Yamaguchi. Dari hasil penelusuran, tidak ditemukan catatan akademik berupa tesis maupun disertasi atas nama Rismon.

Menurutnya, di Jepang setiap karya ilmiah mahasiswa—baik tesis maupun disertasi—umumnya terdokumentasi di perpustakaan kampus maupun perpustakaan nasional. Namun, ia menegaskan bahwa karya milik Rismon tidak tercatat di kedua tempat tersebut.
“Seharusnya bisa terdeteksi di perpustakaan nasional maupun kampus, tetapi hasilnya tidak ada atau no record,” ujar Ronny.

Ronny juga menyebut bahwa pihak Universitas Yamaguchi telah mengetahui adanya polemik dugaan ijazah palsu tersebut.

Sementara itu, ahli digital forensik Josua Sinambela mengaku telah bertemu langsung dengan staf akademik Fakultas Teknik Universitas Yamaguchi, Tomomi Sumori. Dalam pertemuan itu, pihak kampus disebut memastikan tidak pernah menerbitkan ijazah magister maupun doktoral atas nama Rismon.

Berita Lainnya  BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 23,36 Juta Orang, Terbanyak di Pulau Jawa

Josua menilai konfirmasi tersebut cukup kuat, baik melalui komunikasi email maupun tatap muka, meskipun sempat terkendala bahasa dan memerlukan penerjemah.

Dengan temuan ini, Josua berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan dugaan ijazah palsu tersebut hingga ke tahap penyidikan lebih lanjut.
Kasus ini sebelumnya mencuat sejak 2025 dan hingga kini masih menjadi sorotan, terutama terkait keabsahan dokumen akademik yang dimiliki Rismon.