JAKARTA – Susu formula kerap menjadi pilihan alternatif bagi orang tua dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Namun, dokter mengingatkan adanya kandungan tertentu yang perlu diwaspadai.
Dokter spesialis anak, dr. Meta Hanindita, Sp.A(K), menegaskan pentingnya ketelitian orang tua dalam memilih produk susu formula.
“Susu formula boleh digunakan, tetapi orang tua wajib teliti membaca komposisi. Jangan hanya tergiur iklan atau merek,” ujar dr. Meta.
Ia menyebut beberapa kandungan seperti gula tambahan, maltodekstrin, dan perisa buatan dapat berdampak pada kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
“Gula tambahan bisa meningkatkan risiko gigi berlubang dan membentuk kebiasaan anak menyukai makanan manis sejak dini,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memahami urutan komposisi pada kemasan produk.
“Kalau bahan seperti gula atau zat tambahan berada di urutan awal, artinya kandungannya cukup dominan dan perlu diwaspadai,” tegasnya.
Meski demikian, ia memastikan susu formula tidak sepenuhnya berbahaya jika digunakan dengan bijak. Namun, ASI tetap menjadi pilihan utama bagi bayi.
“ASI adalah yang terbaik karena mengandung nutrisi lengkap dan antibodi alami untuk daya tahan tubuh anak,” pungkasnya.
Orang tua diimbau lebih selektif dalam memilih susu formula serta berkonsultasi dengan tenaga medis guna memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan optimal.
