Siasat Baru Penyelundup, Truk Tangki BBM Ilegal Diangkut di Atas Tugboat

JAMBI – Modus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal kembali berkembang. Kali ini, pelaku diduga menggunakan kapal tugboat untuk mengangkut truk tangki bermuatan BBM ilegal, sehingga distribusi dapat dilakukan melalui jalur perairan dan menghindari pengawasan di darat.

Praktik tersebut menjadi perhatian aparat penegak hukum karena menunjukkan adanya pola baru dalam jaringan distribusi BBM ilegal yang semakin terorganisasi.

Penggunaan tugboat dinilai mampu mempermudah perpindahan truk tangki ke lokasi tujuan melalui sungai maupun perairan tertentu.

Sebelumnya, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap upaya penyelundupan sekitar 21 ton solar ilegal.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua truk tangki modifikasi, tiga unit tugboat, serta lima orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Petugas juga menyita mesin pompa beserta selang yang diduga digunakan untuk memindahkan BBM dari truk ke kapal.

Polisi menyatakan masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik distribusi BBM ilegal melalui jalur perairan tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa pelaku penyelundupan terus mengembangkan berbagai modus untuk menghindari penindakan.

Aparat pun menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas distribusi BBM, baik melalui jalur darat maupun perairan, guna memutus rantai perdagangan BBM ilegal.

Exit mobile version