Purbaya: Anggaran MBG Tak Harus Rp 335 Triliun, Bisa Lebih Efisien

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih bisa dihemat dan tidak harus mencapai Rp 335 triliun.

Menurutnya, efisiensi dapat dilakukan tanpa mengurangi manfaat program bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa yang perlu diperbaiki adalah pola penggunaan anggaran, bukan programnya.
“Programnya sudah baik, yang perlu diperbaiki adalah implementasi dan efisiensinya,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, optimalisasi belanja bisa membuat kebutuhan anggaran menjadi lebih kecil dari yang telah ditetapkan. Dengan pengelolaan yang tepat, program tetap berjalan maksimal tanpa pemborosan.

Berdasarkan data per 9 Maret 2026, realisasi anggaran MBG telah mencapai sekitar Rp 44 triliun atau 13,1 persen dari total pagu Rp 335 triliun. Program ini telah menjangkau sekitar 61,62 juta penerima di seluruh Indonesia.

Penerima manfaat didominasi oleh kalangan pelajar, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Sementara itu, wilayah dengan jumlah penerima terbanyak masih berada di Pulau Jawa.

Berita Lainnya  KPK Petakan Celah Korupsi Program MBG, Soroti Dugaan Mark Up Bahan Pangan

Purbaya menegaskan bahwa program MBG tetap penting untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat. Namun, ia menekankan agar anggaran besar yang digelontorkan harus dikelola secara tepat dan efisien agar tidak menimbulkan pemborosan.