Jakarta – Pemerintah Indonesia memutuskan menunda rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto seiring meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan yang belum kondusif, menyusul eskalasi konflik yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat. Pemerintah menilai kondisi di lapangan masih terlalu berisiko untuk mengirim personel dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Indonesia berencana mengirim ribuan personel sebagai bagian dari misi stabilisasi internasional di Gaza. Namun, rencana tersebut untuk sementara dihentikan hingga situasi dinilai lebih aman.
Meski ditunda, pemerintah menegaskan komitmennya tetap kuat dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Indonesia juga terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, termasuk upaya mewujudkan solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.















