Mencekam! Puluhan Pria Diduga Anggota TNI Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Jampidsus

JAKARTA – Situasi di Markas Polda Metro Jaya sempat memanas pada Kamis (9/7/2026) dini hari. Sekitar 50 pria berambut cepak yang diduga anggota TNI dilaporkan mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) beberapa jam setelah polisi menggeledah rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Berdasarkan informasi yang beredar, rombongan tersebut tiba sekitar pukul 03.30 WIB. Kedatangan mereka disebut berlangsung saat penyidik masih melakukan rangkaian pemeriksaan terkait perkara yang tengah ditangani.

Sejumlah sumber menyebut, puluhan pria tersebut diduga datang untuk mengambil seorang tahanan atau saksi yang sedang berada di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi yang membenarkan informasi tersebut.

Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian juga memastikan tidak akan mentoleransi segala bentuk intervensi maupun tindakan yang berpotensi menghambat proses penegakan hukum.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa jam setelah penyidik melakukan penggeledahan di rumah Jampidsus Febrie Adriansyah serta sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan. Penggeledahan tersebut menjadi perhatian publik karena melibatkan salah satu pejabat tinggi di Kejaksaan Agung.

Di sisi lain, Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas memberikan penjelasan terkait keberadaan prajurit bersenjata yang berjaga di kediaman Febrie Adriansyah. Menurutnya, pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan resmi dari Kejaksaan Agung sebagai bagian dari mekanisme perlindungan terhadap jaksa.

Ia menegaskan, penempatan personel TNI tersebut tidak memiliki kaitan dengan proses penyidikan maupun penggeledahan yang dilakukan oleh kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Metro Jaya maupun TNI mengenai identitas rombongan yang mendatangi markas kepolisian serta tujuan pasti kedatangan mereka. Aparat masih terus memberikan klarifikasi terkait peristiwa yang menyita perhatian publik tersebut.

Exit mobile version