Lelang Kadis Muaro Jambi Disinyalir Sekadar Formalitas: 10 Nama Sudah “Dikunci”, Aroma Jual Beli Jabatan Makin Menyengat

Muaro Jambi — Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Kabupaten Muaro Jambi kian menuai kecurigaan publik. Proses yang semestinya menjunjung tinggi transparansi dan sistem merit itu disinyalir hanya menjadi formalitas belaka, menyusul beredarnya 10 nama calon kepala dinas yang disebut-sebut sudah “dikunci” dan hampir pasti dilantik.

Di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), kabar tersebut bukan lagi isu baru. Sejak awal tahapan seleksi, nama-nama tertentu sudah santer dibicarakan bakal menduduki jabatan strategis, bahkan sebelum seluruh rangkaian uji kompetensi dan asesmen manajerial rampung. Kondisi ini memunculkan aroma kuat dugaan pengondisian hingga praktik jual beli jabatan.

Desakan keras pun datang dari Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (DPD GPM) Provinsi Jambi yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan. Mereka menilai seleksi 10 pejabat JPT Muaro Jambi sarat kejanggalan dan berpotensi mencederai integritas birokrasi daerah.

“Jika nama-nama calon sudah beredar luas dan diyakini akan dilantik, lalu untuk apa seleksi terbuka digelar? Ini patut dicurigai,” tegas DPD GPM Jambi, Febri Timor, dalam pernyataannya.

GPM Jambi menyoroti dugaan pelanggaran persyaratan administrasi, khususnya kewajiban mengikuti dan lulus Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim). Namun ironisnya, sejumlah peserta yang diduga belum memenuhi syarat tersebut justru dinyatakan lolos hingga tahap krusial.

Tak berhenti di situ, kecocokan rekam jejak, integritas, serta latar belakang keilmuan calon kepala OPD juga dipertanyakan. Beberapa nama dinilai tidak relevan dengan bidang tugas OPD yang akan dipimpin, terutama pada dinas teknis yang bersentuhan langsung dengan pembangunan dan anggaran besar.

Berdasarkan hasil penelusuran dan analisis internal, GPM Jambi membeberkan 10 nama calon kepala OPD yang disebut-sebut kuat akan dilantik, yakni:

KI – Calon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

AH – Calon Kepala Dinas Kesehatan

AP – Calon Kepala Dinas PUPR

M – Calon Kepala Dinas Lingkungan Hidup

BA – Calon Kepala BKPSDM

AS – Calon Kepala BPPRD

BS – Calon Kepala BAPPERIDA

MF – Calon Kepala BPKAD

A – Calon Kepala Inspektorat

R – Calon Kasatpol PP

 

Situasi ini semakin mencurigakan ketika sejumlah peserta yang dinilai kompeten justru tersingkir, bahkan ada yang memilih mundur meski telah dinyatakan lolos ke tahapan tertentu. Publik pun bertanya, apakah hasil seleksi benar-benar ditentukan oleh kualitas, atau justru oleh kekuatan modal dan kedekatan?

GPM Jambi menegaskan, praktik jual beli jabatan bukan isu baru di Indonesia dan telah berulang kali dibongkar KPK di berbagai daerah. Oleh karena itu, Muaro Jambi dinilai rawan mengulangi pola lama jika pengawasan tidak dilakukan secara ketat sejak awal.

“Jika dugaan ini terbukti, maka seleksi JPT Muaro Jambi hanyalah panggung sandiwara birokrasi. Dampaknya bukan hanya merusak kepercayaan publik, tetapi juga mengancam masa depan tata kelola pemerintahan daerah,” pungkas Timor.

Exit mobile version