Geram Narkoba Merajalela, Warga Bakar Rumah Terduga Bandar di Rokan Hilir

ROKAN HILIR – Amarah warga Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, memuncak. Ratusan masyarakat membakar rumah dan gudang yang diduga milik bandar narkoba setelah dinilai resah dengan maraknya peredaran narkotika di wilayah mereka, Jumat (9/5/2026).

Aksi massa terjadi di Kilometer 30, Kelurahan Sungai Rangau. Warga beramai-ramai mendatangi bangunan yang disebut-sebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba. Dalam hitungan menit, api langsung melalap bangunan hingga hangus terbakar.

Tak hanya membakar bangunan, warga juga menggeruduk rumah salah satu terduga bandar narkoba di Jalan Lintas Bagan Cempedak–Sekapas. Seorang pria berinisial Oi bahkan dibawa warga ke Polsek Rantau Kopar untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

Warga mengaku aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan karena peredaran narkoba di daerah mereka dianggap semakin meresahkan dan memicu meningkatnya tindak kriminal.

> “Kami sudah sangat resah. Narkoba di kampung ini makin merajalela, pencurian juga semakin sering terjadi,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Menurut warga, mereka berharap aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap para pelaku peredaran narkoba yang dinilai telah merusak lingkungan dan generasi muda.

Sementara itu, Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah aksi massa meluas.

> “Personel sudah kita turunkan ke lokasi untuk meredam situasi dan mencegah aksi lebih luas,” kata Kompol Rikky Operiady.

Ia menegaskan polisi akan menyelidiki dugaan aktivitas narkoba di lokasi yang dibakar warga, termasuk mendalami kepemilikan bangunan dan keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam jaringan peredaran narkotika.

Hingga kini situasi di lokasi dilaporkan mulai kondusif, namun aparat keamanan masih berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan aksi susulan dari masyarakat.

Exit mobile version