JAKARTA – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memastikan video yang menarasikan adanya “sel mewah” di Lapas Cilegon tidak sesuai fakta. Klarifikasi itu disampaikan setelah video tersebut ramai beredar di media sosial dan memicu beragam tanggapan publik.
Melalui pernyataan resminya, Ditjenpas menegaskan bahwa ruangan yang terlihat dalam video bukanlah sel mewah seperti yang dituduhkan. Pihaknya menyebut kondisi di dalam lapas masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak ada fasilitas eksklusif bagi warga binaan tertentu.
Ditjenpas juga telah melakukan pengecekan langsung terkait video viral tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan adanya narasi yang dinilai menyesatkan dan tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di dalam lembaga pemasyarakatan itu.
“Kami memastikan informasi yang beredar mengenai sel mewah di Lapas Cilegon tidak benar,” tegas pihak Ditjenpas.
Selain itu, Ditjenpas menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap seluruh lapas dan rutan di Indonesia guna mencegah adanya pelanggaran maupun fasilitas yang tidak sesuai aturan.
Viralnya video tersebut kembali memunculkan sorotan publik terhadap pengawasan di lembaga pemasyarakatan. Namun pemerintah meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Sebelumnya, video yang diklaim memperlihatkan fasilitas mewah di dalam Lapas Cilegon beredar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan warganet. Informasi itu kemudian dibantah langsung oleh Ditjenpas setelah dilakukan pemeriksaan internal.
