Digerebek Tengah Malam di Dalam Mobil, Oknum Kades Diduga Selingkuh dengan Istri Warga, Terancam Dicopot

Batanghari  – Skandal dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang kepala desa (kades) berinisial AF mengguncang warga Desa Kembang Seri. AF diduga tertangkap basah tengah berduaan dengan seorang perempuan berinisial SH, yang diketahui merupakan istri salah satu warganya sendiri.

Peristiwa memalukan itu terjadi pada Selasa dini hari (1 Maret 2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Keduanya digerebek oleh pihak keluarga saat berada di dalam mobil milik sang kades yang terparkir di depan puskesmas setempat.

Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga terhadap hubungan gelap keduanya. Dugaan tersebut diperkuat setelah ditemukan percakapan mencurigakan melalui pesan WhatsApp.

Tak tinggal diam, dua orang dari pihak keluarga—adik kandung dan ipar dari SH—kemudian melakukan pembuntutan. Upaya tersebut berujung pada penggerebekan yang memperlihatkan AF dan SH tengah berada di dalam mobil pada larut malam.

Momen penggerebekan itu bahkan sempat direkam oleh warga dan kini beredar luas, memicu kemarahan publik.

Suami SH mengungkapkan bahwa dugaan perselingkuhan ini bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut hubungan terlarang tersebut sudah pernah terendus sejak tahun 2025 dan sempat diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun, karena kejadian serupa kembali terulang, ia menegaskan tidak lagi membuka ruang damai dan memilih menuntut proses hukum maupun sanksi tegas.

Kasus ini langsung menyulut reaksi keras dari masyarakat dan tokoh adat setempat. Mereka menilai tindakan oknum kades tersebut:

Mencoreng nama baik desa
Melanggar norma sosial dan adat
Merusak kepercayaan publik terhadap pemimpin
Warga pun mendesak agar AF segera diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala desa.

Selain itu, kasus ini dikabarkan akan dibawa ke sidang adat sebagai bentuk pertanggungjawaban moral di hadapan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi sorotan tajam terkait integritas seorang pemimpin di tingkat desa. Jabatan yang seharusnya menjadi teladan justru terseret dalam skandal yang dinilai memalukan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah sanksi administratif maupun proses hukum yang akan ditempuh.

Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait.

Exit mobile version