Korban Gempa NTT Terus Bertambah, Tembus 51 Orang

NTT – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat hingga Minggu (16/8/2026) pukul 09.00 WIB, korban meninggal dunia telah mencapai 51 orang. Selain itu, sebanyak 64 orang dilaporkan mengalami luka berat.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, penambahan korban terjadi setelah tim SAR kembali menemukan dan mengevakuasi warga dalam kondisi meninggal dunia.

Tiga korban ditemukan di Kabupaten Manggarai Timur, sementara satu korban lainnya ditemukan di Kabupaten Manggarai.

Sebelumnya, BNPB pada Sabtu (15/8/2026) pukul 15.00 WIB mencatat sebanyak 38 orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 11 orang mengalami luka ringan. Saat itu sekitar 2.000 warga dilaporkan mengungsi secara mandiri.

Gempa yang mengguncang wilayah Flores tersebut berdampak pada sejumlah kabupaten, di antaranya Sikka, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada dan Flores Timur.

Berita Lainnya  Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban, sementara pemerintah terus melakukan pendataan kerusakan serta penanganan kebutuhan warga terdampak.