JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait video viral yang memperlihatkan calon pegawainya menjalani pelatihan berjalan tanpa alas kaki di atas bara api dalam rangkaian Orientasi Persiapan Kerja (OPK).
Video tersebut memicu beragam reaksi publik karena peserta terlihat mengenakan atribut BPJS Ketenagakerjaan, meneriakkan yel-yel, kemudian berjalan di atas bara api sebelum mencelupkan kaki ke dalam ember berisi air. Dalam video juga tampak sejumlah pria berseragam loreng mendampingi kegiatan tersebut.
Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Erfan Kurniawan, menjelaskan bahwa aktivitas berjalan di atas bara api bukanlah materi utama maupun kewajiban yang harus diikuti seluruh peserta OPK.
Menurutnya, program orientasi dirancang untuk membentuk kompetensi, integritas, etika kerja, karakter, dan kesiapan mental calon pegawai agar selaras dengan nilai-nilai organisasi serta prinsip tata kelola yang baik.
Erfan menegaskan, kegiatan berjalan di atas bara api hanyalah salah satu metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang bertujuan membangun kepercayaan diri, pengendalian diri, disiplin, dan ketangguhan mental peserta.
BPJS Ketenagakerjaan juga memastikan seluruh rangkaian OPK dilaksanakan dengan pendampingan instruktur yang kompeten, prosedur yang telah dipersiapkan, serta mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan peserta.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan menyatakan terbuka terhadap berbagai masukan masyarakat dan akan terus melakukan evaluasi agar setiap metode pelatihan tetap selaras dengan tujuan pengembangan sumber daya manusia yang profesional, aman, serta sesuai prinsip good governance.














