SURABAYA – Universitas Airlangga memastikan tengah memproses dugaan tindakan asusila yang dilakukan sepasang mahasiswa di salah satu ruang kelas kampus. Kasus tersebut kini ditangani Komisi Etik untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ketua Pusat Humas dan Protokol Unair, Pulung Siswantara, membenarkan keberadaan video yang beredar di media sosial. Namun, kampus menegaskan proses penanganan dilakukan secara objektif, profesional, dan tetap mengedepankan perlindungan hak seluruh pihak yang terlibat.
Selanjutnya, Komisi Etik Unair melakukan pendalaman terhadap kronologi peristiwa, termasuk memeriksa kedua mahasiswa yang diduga terlibat dalam video tersebut. Kampus juga menelusuri bagaimana rekaman itu bisa beredar luas di ruang publik.
Selain memanggil mahasiswa yang bersangkutan, pihak kampus turut menghadirkan orang tua keduanya dalam proses pemeriksaan. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait perilaku dan kondisi mahasiswa yang masih berada dalam pengawasan keluarga.
Sementara itu, Unair belum memutuskan bentuk sanksi yang akan dijatuhkan. Kampus masih menunggu hasil pemeriksaan dan rekomendasi Komisi Etik sebelum mengambil keputusan final terhadap kedua mahasiswa tersebut.
Kasus ini mencuat setelah video berdurasi sekitar dua menit yang memperlihatkan dugaan perbuatan asusila di ruang kelas kampus beredar luas di media sosial. Pihak Unair menyebut peristiwa itu terjadi di salah satu ruang perkuliahan dan melibatkan sesama mahasiswa











