JAMBI – Rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Pinang Merah, Kota Jambi, mengungkap sejumlah perbedaan keterangan antara tersangka dan saksi. Dalam proses rekonstruksi yang digelar aparat kepolisian, diperagakan total 50 adegan terkait peristiwa berdarah tersebut.
Perbedaan keterangan mulai terlihat pada adegan awal saat para pelaku menuju lokasi kejadian. Salah satu tersangka menyebut mereka diantar seorang perempuan berinisial S. Namun, saksi mata mengaku melihat seorang pria berinisial BM turut bersama para pelaku saat menuju rumah korban.
Tak hanya itu, anak korban berinisial OT (13) juga menyebut BM ikut melakukan penusukan terhadap ayahnya. Sementara pada adegan penyerangan terhadap Ferdi (21), kembali muncul perbedaan keterangan. Ferdi mengaku ditusuk oleh BM, namun tersangka RG membantah dan mengklaim dirinya yang melakukan penusukan tersebut.
Dalam rekonstruksi tersebut, korban Indra (41) diperagakan mengalami penyerangan brutal hingga menderita 18 luka senjata tajam. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam rumah, namun tetap dikejar oleh pelaku.
Kapolsek Kota Baru Helrawaty Siregar mengatakan pihaknya masih mendalami hasil rekonstruksi karena ditemukan sejumlah fakta baru dan ketidaksesuaian keterangan di lapangan.
“Semua keterangan masih kami dalami. Tidak menutup kemungkinan ada perkembangan baru dalam kasus ini,” ujarnya.
Polisi juga membuka peluang adanya tambahan tersangka maupun saksi baru setelah proses pendalaman lanjutan bersama pihak kejaksaan.















