Presiden PKS Tegaskan Koalisi Permanen Harus Bersama Rakyat, Bukan Elite Politik

JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menegaskan bahwa konsep koalisi permanen tidak boleh hanya menjadi kesepakatan antar elite politik semata, melainkan harus berpijak pada kepentingan bangsa dan rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Almuzzammil saat menghadiri acara buka puasa bersama di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026), menanggapi wacana pembentukan koalisi permanen di tingkat nasional.
“Koalisi permanen itu permanennya adalah kepentingan bangsa dan negara. Tidak boleh dipersempit menjadi kepentingan elite,” ujar Almuzzammil.
Ia menekankan bahwa elite politik tidak bisa membangun koalisi secara eksklusif tanpa melibatkan aspirasi rakyat. Menurutnya, koalisi permanen harus menjadi wadah penyatuan kehendak elite dengan aspirasi masyarakat demi tujuan berbangsa dan bernegara.
“Koalisi atas nama elite harus bersatu dengan atas nama rakyat. Tidak bisa elite koalisi sendiri, rakyat koalisi sendiri,” tegasnya.
Almuzzammil juga menyinggung bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dan sadar politik, sehingga elite tidak bisa mengabaikan suara rakyat. Ia menilai berbagai dinamika politik global dan nasional menunjukkan bahwa rakyat memiliki peran besar dalam menentukan arah politik suatu negara.
“Rakyat sekarang sangat kritis dan cerdas. Koalisi permanen harus mempertemukan kehendak rakyat dengan keinginan elite dalam kerangka konstitusi dan tujuan berbangsa,” tutup Almuzzammil.

Exit mobile version