JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menegaskan hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax untuk periode April 2026.
Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial yang menyebut harga Pertamax akan mengalami kenaikan signifikan mulai awal bulan depan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan kabar tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya dan bukan berasal dari sumber resmi perusahaan.
“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga Pertamax per 1 April 2026,” ujarnya.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar luas di media sosial. Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada kanal komunikasi resmi perusahaan guna mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebelumnya, publik sempat dihebohkan dengan isu kenaikan harga Pertamax hingga menyentuh Rp17.850 per liter. Angka tersebut jauh di atas harga yang berlaku saat ini, sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat.
Namun, Pertamina memastikan bahwa informasi tersebut hanyalah spekulasi yang tidak berdasar. Perusahaan menegaskan setiap kebijakan terkait penyesuaian harga BBM nonsubsidi akan diumumkan secara terbuka melalui saluran resmi.
Dengan klarifikasi ini, Pertamina berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum tentu benar.
