Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Intensif

TULUNGAGUNG – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Tulungagung terus berkembang. Tak hanya mengamankan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, KPK juga turut membawa adik kandungnya, Jatmiko Dwi Seputro, ke Jakarta.

Jatmiko yang diketahui merupakan anggota DPRD Tulungagung itu diamankan karena berada di lokasi saat operasi senyap berlangsung. Ia termasuk dalam belasan orang yang terjaring OTT dan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa pihaknya mengamankan sejumlah orang dalam operasi tersebut, termasuk kerabat dekat kepala daerah.

“Benar, dalam kegiatan tangkap tangan di Tulungagung, KPK mengamankan beberapa pihak, termasuk penyelenggara negara dan pihak lainnya yang berada di lokasi,” ujar Budi dalam keterangannya.

Ia menambahkan, seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik untuk mendalami peran masing-masing.

“Saat ini seluruh pihak yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka,” tegasnya.

Dalam operasi tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan praktik suap atau pemerasan terkait proyek maupun jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

KPK memastikan akan terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam perkara ini, termasuk kemungkinan keterkaitan antara pejabat daerah dan pihak legislatif.

Hingga kini, belum ada penetapan tersangka resmi. Namun, perkembangan kasus ini menjadi sorotan publik mengingat keterlibatan orang dekat kepala daerah dalam OTT tersebut.

Exit mobile version