JAKARTA – Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Hasil tersebut mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun. Indonesia terakhir mengalahkan Oman pada ajang Kings Cup 1988.
Sejak peluit awal dibunyikan, skuad Garuda langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Oman melalui berbagai skema menyerang.
Peluang pertama hadir pada menit ketujuh. Nathan Tjoe-A-On menyambut umpan Rizky Ridho, namun kiper Oman menggagalkannya dengan penyelamatan.
Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-13. Justin Hubner mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan matang Nathan Tjoe-A-On.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri pemain Indonesia. Garuda terus mendominasi permainan dan memaksa Oman bertahan lebih dalam.
Ole Romeny menggandakan keunggulan Indonesia pada menit ke-27. Striker andalan Garuda memanfaatkan kesalahan lini belakang Oman dengan sempurna.
Oman memperoleh peluang emas lewat tendangan penalti menjelang akhir babak pertama setelah pelanggaran terjadi di kotak terlarang.
Kiper Emil Audero tampil sebagai penyelamat. Ia menepis penalti Nasser Sultan dan menjaga keunggulan Indonesia tetap aman.
Memasuki babak kedua, Oman berusaha meningkatkan tekanan. Namun, pertahanan Indonesia tampil disiplin dan mampu meredam serangan lawan.
Indonesia tetap agresif membangun serangan. Dony Tri Pamungkas dan Ivar Jenner menjadi motor permainan yang merepotkan pertahanan Oman.
Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-56. Ragnar Oratmangoen menyelesaikan peluang di depan gawang dan mengunci kemenangan.
Setelah unggul tiga gol, Indonesia mengontrol tempo pertandingan. Oman kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Timnas Indonesia sekaligus modal berharga menghadapi pertandingan berikutnya melawan Mozambik.















