Konflik Lahan Eks PT RKK Memanas, Warga Desa Puding Siap Gelar Aksi

MUARO JAMBI – Konflik lahan eks PT RKK di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi kembali memanas. Warga Desa Puding dikabarkan bakal menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap aktivitas panen sawit yang dilakukan warga Desa Pulau Mentaro di kawasan sengketa tersebut.

Rencana aksi itu disebut akan berlangsung pada Senin (11/5/2026). Ketegangan dipicu dugaan pendudukan lahan hingga pemblokiran akses jalan di area eks PT RKK yang diklaim masuk wilayah administratif Desa Puding.

Ketua BPD Desa Puding, Alhusori membenarkan adanya rencana aksi masyarakat tersebut. Ia mengatakan warga merasa resah dengan aktivitas yang terjadi di kawasan sengketa.

“Rencana siang nanti demonya. Kalau pagi ini masih sepi,” ujar Alhusori saat dikonfirmasi.

Menurutnya, masyarakat Desa Puding menilai aktivitas panen sawit di lahan eks PT RKK tidak sesuai dengan batas wilayah administrasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2018.

Alhusori menyebut pihak desa saat ini masih berupaya meredam emosi warga agar situasi tidak semakin memanas dan tetap kondusif.

“Kami berupaya mencegah warga Desa Puding turun ke lokasi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” katanya.

Berita Lainnya  Netanyahu Disebut Frustrasi, Kinerja Mossad Disorot

Dalam keterangannya, Alhusori juga mengungkap adanya dugaan aktivitas negatif di kawasan konflik. Ia menyebut area eks PT RKK diduga sering dijadikan lokasi pesta narkoba oleh oknum tertentu.

Selain itu, ia juga mengklaim adanya orang luar yang membawa senjata api rakitan dan senjata tajam di sekitar area sengketa, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dilaporkan telah berjaga di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi bentrokan dan menjaga situasi keamanan tetap terkendali.