10 Profesi Terancam Punah dalam 10 Tahun, Dipicu AI dan Otomatisasi

Jakarta – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi diprediksi akan mengubah lanskap dunia kerja dalam satu dekade ke depan. Sejumlah profesi bahkan disebut berpotensi hilang karena tergantikan teknologi.

Sejumlah pekerjaan yang bersifat rutin dan berulang diperkirakan paling terdampak. Profesi seperti administrasi, entri data, customer service, kasir, hingga pekerja manufaktur mulai tergeser oleh sistem otomatis dan kecerdasan buatan.

Selain itu, bidang kreatif dan teknologi juga tak luput dari ancaman. Penulis, desainer grafis dasar, hingga programmer tertentu mulai menghadapi persaingan dengan AI yang mampu menghasilkan konten, desain, hingga kode dalam waktu singkat.

Di sektor keuangan, pekerjaan seperti pembukuan dan akuntansi dasar juga semakin banyak diambil alih sistem digital. Sementara itu, riset pasar dan analisis data sederhana kini dapat dilakukan lebih cepat dan akurat oleh AI.

“Pekerjaan yang paling berisiko hilang adalah yang sifatnya repetitif dan mudah diotomatisasi. Namun, AI bukan sepenuhnya ancaman, melainkan alat yang akan mengubah cara manusia bekerja,” tulis laporan tersebut.

Berita Lainnya  Bulog Jambi Cabut Izin RPK Istri Lurah di Penyengat Rendah, Jual Minyakita di Atas HET

Meski demikian, profesi yang membutuhkan empati, kreativitas tinggi, serta pengambilan keputusan kompleks diprediksi tetap bertahan. Adaptasi dan peningkatan keterampilan menjadi kunci agar tenaga kerja tetap relevan di era digital.