berita hari ini.......

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Gadis Didesa Pak Mayam

Program Unggulan Aplikasi Tingkat Pendidik

*Pemkab Landak Dorong Program Unggulan Apkasi Tingkatkan Mutu Pendidik*

Landak (SOROT POST) – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Landak Vinsensius, S.Sos,. MMA membuka acara Audiensi dan Sosialisasi Program Unggulan Apkasi Bidang Peningkatan Kapasitas Mutu Pendidik, Iman dan Taqwa Serta Literasi di Kabupaten Landak Tahun 2020 di Aula Kantor Bupati Landak, Rabu (19/02/20) Pagi.

Hadiri dalam acara tersebut Staf Ahli Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Bidang Pendidikan, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD Kabupaten Landak, Ketua PGRI Kabupaten Landak, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia, serta para Kepala Sekolah Dasar.

Sebagai organisasi pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia, APKASI saat ini telah menjadi lembaga yang diperhitungkan oleh berbagai kalangan. Bukan hanya pemerintah dan DPR RI atau DPD RI saja, tapi juga dari akademisi, LSM, praktisi hukum dan masyarakat luas.

Dalam hal ini Staf Ahli Bidang Pendidikan Apkasi Hj. Himmatul Hasanah, MP mengatakan hal tersebut disesuaikan dengan tugas dan fungsi Apkasi yaitu menjadi mitra strategis pemerintah maupun lembaga lain yang memiliki visi yang sama dengan Apkasi dalam memperjuangkan kepentingan dan aspirasi daerah.

“Kegiatan hubungan kelembagaan yang dilakukan Apkasi ini telah memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap program-program pembangunan nasional. Ekstensi Apkasi setidaknya telah menjadi main resource bagi sejumlah lembaga dalam memahami perkembangan dan pembangunan daerah,” kata Hj. Himmatul Hasanah.

Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan data tingkat kemampuan berbahasa inggris aparatur pemerintahan daerah di Indonesia relatif rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara.

“Jika hal tersebut tidak menjadi perhatian kita bersama-sama, maka sulit rasanya SDM di daerah dapat bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran bagi aparatur pemerintah daerah untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam berbahasa inggris. Hal ini menjadi penting mengingat Indonesia menjadi target pasar perdagangan dan investasi negara-negara ASEAN karena jumlah penduduknya yang begitu besar,” kata Hj. Himmatul Hasanah.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belanja dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagaman, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya agar bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara.

Sejauh ini, di Kabupaten Landak sudah melaksanakan beberapa inovasi terkait dengan melakukan beberapa inovasi terkait dengan peningkatan mutu pendidikan di antaranya :
1. Pemerintah Kabupaten Landak sudah melakukan kerja sama dengan sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan (STKIP) Pamane Talino.
2. Melaksanakan regrouping sekolah jenjang sekolah dasar(SD) tahap pertama dan akan melaksanakan regrouping tahap kedua.
3. Dalam hal pemenuhan kebutuhan guru yang kurang pemerintah Kabupaten Landak membentuk tim kabupaten untuk menyusun pembiayaan merekrut guru melalui penyelenggaraan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TSLP)/Corprate Social Responsibility CSR.
4. Memberikan bantuan biaya pembuatan sertifikat akta notaris kepada lembaga paud di Kabupaten Landak.
5. Kerjasama dengan Kiat Guru.

Dalam sambutan Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius, S.Sos,. MMA berharap agar para peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dapat terlibat aktif dan memberikan solusi dan kontribusi positif tentang permasalahan pendidikan yang ada di Kabupaten Landak.

“Untuk itu, besar harapan kami agar para peserta audiensi dan sosialisasi program unggulan Apkasi bidang peningkatan kapasitas mutu pendidik, iman dan taqwa serta literasi di Kabupaten Landak tahun 2020 yang mengikuti kegiatan mi dapat terlibat aktif dan memberikan solusi dan kontribusi positif tentang permasalahan pendidikan yang ada di Kabupaten Landak sehingga kita semua dapat bersama-sama memperbaiki pendidikan yang ada saat ini,” harap Visensius.(MC-005/nes)